Senin, 24 November 2014 05:03

KONSULTASI / SEKS - ARTIKEL

KONSULTASI SEKS

Bersama Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS 

Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi).

Ukuran Mr P dan Peluang Kehamilan

Selasa, 19 Juli 2011 | 08:52 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
shutterstock

TANYA :

Dok saya mohon penjelasan, apakah panjang dan besar penis itu salah satu faktor penting yang memengaruhi terjadinya proses kehamilan?

(Supriadi, Malang, 47)

 

JAWAB : Kehamilan terjadi kalau ada pembuahan sel telur (perempuan) oleh sel spermatozoa (pria). Jadi kehamilan hanya mungkin terjadi kalau hubungan seksual dilakukan pada saat subur perempuan. Di luar saat subur, hubungan seksual tidak akan menghasilkan kehamilan.

Asal hubungan seksual dapat dilakukan, lalu terjadi ejakulasi (keluarnya sperma) di dalam vagina, maka kehamilan mungkin terjadi. Ukuran panjang dan diameter penis tidak berpengaruh, asal telah berkembang normal.

Lain halnya kalau perkembangan penis tidak normal, yang pada umumnya disertai oleh ketidaknormalan perkembangan testis (buah pelir) juga. Dalam keadaan perkembangan kelamin tidak normal (termasuk testis), berarti kesuburan pria juga tidak normal. Tentu saja ini menghambat terjadinya kehamilan.


Editor :
Asep Candra
Tahun

Cm    Kg
Laki-laki    Perempuan


Incorrect please try again

ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat


IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui