Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Yang Harus Dihindari Agar Sperma Optimal

Kompas.com - 15/12/2011, 14:50 WIB

Kompas.com - Kuantitas dan kualitas sperma yang baik merupakan sarat utama bagi pria agar dapat membuahi sel telur. Karena itu jika Anda sedang bercita-cita menjadi ayah, persiapkan kualitas sperma dengan baik, salah satunya dengan menghindari 4 hal berikut ini.

1. Sinyal Wifi di laptop

Sinyal Wifi di laptop diduga akan merusak kemampuan berenang sperma. Padahal, untuk mencapai sel telur sel sperma harus lincah berenang. Dalam sebuah penelitian terbukti pria yang menghabiskan 60 menit sambil memangku laptop dengan sinyal Wifi menyala memiliki peningkatan suhu dalam pabrik sperma alias skrotum mereka.

Menurut riset kesuburan yang dilakukan peneliti di Eropa, peningkatakan suhu dalam skrotum akan mengurangi jumlah sperma sampai 40 persen. Untuk itu hindari kebiasaan memangku laptop yang menyala.

2. Ponsel

Baca juga: Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami

Sama seperti Wifi, radiasi frekuensi elektromagnetik dari telepon seluluer juga berpotensi merusak sperma. Dalam riset yang dilakukan peneliti dari Turki terbukti bahwa paparan radiasi dari ponsel membuat sperma menjadi abnormal sehingga mereka tidak mampu mencapai sel telur. Kalau sudah begini maka kehamilan mustahil terjadi.

3. Makanan kaleng

Dalam studi yang dimuat dalam jurnal Fertility and Sterility terungkap pria yang memiliki kadar bisphenol-A (BPA) tinggi dalam urin mereka, biasanya kualitas spermanya lebih rendah. BPA sendiri di dalam tubuh akan menyerupai hormon estrogen sehingga mengganggu fungsi hormon laki-laki. BPA sendiri banyak dipakai dalam produksi makanan kaleng, plastik, serta furnitur.

4. Pembentuk otot

Menurut badan National Institute on Drug Abuse Amerika, steroid yang lazim dipakai untuk membentuk otot, memiliki efek samping menciutkan testis sehingga produksi hormon pria terhambat. Steroid, baik dalam bentuk gel, pil, atau suntikan, sebaiknya dihindari karena mengganggu fungsi reproduksi.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau