Selasa, 29 Juli 2014 19:14

KONSULTASI / KESEHATAN GIGI & MULUT - ARTIKEL

KONSULTASI KESEHATAN GIGI & MULUT

Bersama drg. Citra Kusumasari, SpKG

Menyelesaikan pendidikan Dokter Gigi di Universitas Padjadjaran Bandung, kemudian meraih gelar spesialisnya di Universitas Indonesia. Saat ini, Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi ini, berpraktik di berbagai klinik di Jakarta. Ilmu Karies, Estetik kedokteran gigi, dan perawatan syaraf gigi adalah keahliannya. Praktik di Nurfa Praktek Dokter Gigi Spesialis. Jl. Anugerah Raya No. 35 C Jaticempaka Pondok Gede - Bekasi 17411 Telp. (021) 84978739

Cara Tepat Atasi Bau Mulut

Kamis, 2 Agustus 2012 | 07:11 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
TECHNION
Ilustrasi bau mulut

TANYA :

Dear, dokter.  Saya memiliki masalah dengan mulut yang kerap mengeluarkan aroma tidak sedap. Sebenarnya, dulu saya pernah suka dan ketagihan dengan makanan jengkol.  Selang beberapa bulan, mulut saya jadi benar-benar menjadi bau. Padahal sudah sering menyikat gigi dan juga memakai mouthwash. Saya  minta tolong, bagaimana cara atau solusi yang tepat untuk mengatasi bau mulut saya ini. Terima Kasih.

(Velly, 13, Bogor)

JAWAB :

Halo Velly.

Bau mulut atau istilah kedokteran giginya adalah halitosis merupakan bau yang timbul akibat proses bakteri di dalam mulut. Komponen utama bakteri yang menyebabkan bau mulut adalah hidrogen sulfida dan merkaptan. Penyebab bau mulut antara lain: 

1.    Adanya penyakit jaringan pendukung gigi
2.    Aliran air ludahnya kurang
3.    Tambalan yang tidak tepat
4.    Kumpulan bakteri yang berlebihan di lidah
5.    Gigi tiruan yang tidak bersih
6.    Sisa makanan yang terdapat di saku gusi
7.    Adanya penyakit sistemik
8.    Konsumsi obat tertentu
9.    Gangguan pencernaan

Hal-hal yang anda bisa lakukan untuk mencegah bau mulut adalah :

1.    Melakukan penyikatan gigi dengan teknik yang tepat dan optimal dengan pasta gigi ber-fluor, serta melakukan penyikatan lidah.
2.    Menggunakan agen antibakteri untuk rongga mulut, yaitu obat kumur klorheksidin (namun tidak boleh digunakan dalam waktu yang panjang secara terus-menerus).
3.    Merangsang aliran air ludah dengan cara banyak makan buah yang berserat dan sayuran hijau, banyak mengkonsumsi air mineral, atau dapat menggunakan obat kumur baking soda.
4.    Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang manis diantara waktu makan utama, untuk mencegah terjadinya gigi berlubang yang dapat menimbulkan bau mulut.
5.    Rutin melakukan pemeriksaan dan pembersihan karang gigi di Dokter Gigi.
6.    Memperbaiki tambalan gigi yang tidak baik di Dokter Gigi.
7.    Melakukan penambalan gigi pada gigi yang berlubang.
8.    Mengurangi kebiasaan buruk, misalnya merokok.
9.    Jika anda memiliki penyakit sistemik tertentu atau penyakit gangguan pencernaan, sebaiknya segera konsultasikan ke Dokter Spesialis yang berkompeten, untuk segera dilakukan perawatan.

Terakhir, anda harus mengurangi makan-makanan yang merangsang timbulnya bau mulut seperti kebiasaan anda ini. Jika memang ingin mengonsumsinya sebaiknya setelah makan makanan yang menimbulkan bau (seperti jengkol dan bawang), anda harus berkumur, menyikat lidah dan menyikat gigi anda, atau dapat mengunyah permen karet xylitol untuk merangsang air ludah.

Pilihan lain anda dapat mengkonsumsi sayuran hijau, wortel, daun mint, roti tawar, atau minum teh hijau. Sehingga bau mulut akibat makanan tersebut dapat berkurang atau hilang.

Demikian Velly, selamat mencoba.

Salam gigi sehat.

 



Editor :
Asep Candra
Tahun

Cm    Kg
Laki-laki    Perempuan


Incorrect please try again

ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui