Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Sehat dan Langsing dengan Selai Kacang

Kompas.com - 26/05/2013, 21:30 WIB

KOMPAS.com - Salah satu menu sarapan yang sering dikonsumsi masyarakat urban adalah roti dengan olesan selai kacang di atasnya. Selain praktis, menu ini juga bisa dikonsumsi semua usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Selai kacang telah dikenal sejak lama sebagai menu diet yang sehat untuk membantu menurunkan berat badan. Bahkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association menyebutkan bahwa mengonsumsi 1 ons (2 sendok makan) selai kacang selama 5 hari dalam seminggu dapat menurunkan risiko diabetes hingga 30 persen.

Situs Dailyspark menyebutkan, di balik manfaat sehat selai kacang ada beberapa fakta menarik yang dimiliki selai kacang seperti:

Baca juga: Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami

-  Selai kacang diperkenalkan pertama kalinya di Amerika pada tahun 1904
-  Konsumsi selai kacang mencapai 1,3 kg / orang per tahun
-  Pria lebih suka selai kacang bertekstur kasar
-  Anak-anak sampai usia 12 tahun gemar mengonsumsi selai kacang karena rasanya yang gurih
-  Perempuan dan anak-anak lebih menyukai selai kacang yang lembut
-  12 ons selai kacang sama dengan 540 kacang.

Kandungan nutrisi & manfaat sehat selai kacang

Makanan ini juga mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Tiap 2 sendok makan selai kacang mengandung; 3 miligram vitamin E sebagai antioksidan, 49 miligram magnesium untuk membangun tulang, 208 miligram kalium yang baik untuk otot, dan 0,17 miligram vitamin B6 untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Selai kacang juga kaya akan protein, serat, dan lemak tak jenuh tunggal, sehingga bisa membuat perut kenyang lebih lama, menyehatkan sistem pencernaan, dan tidak membuat berat badan bertambah.

Baca juga: Pemutihan Pajak Kendaraan di Jabar, Dedi Mulyadi: Ada yang Nunggak 18 Tahun, Mau Kapan Bayarnya?

Para ahli meyakini bahwa pasien yang mengalami resistensi insulin kemudian mengonsumsi makanan yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal, seperti selai kacang, memiliki timbunan lemak di perut lebih sedikit ketimbang mereka yang mengonsumsi makanan berlemak jenuh.

Selai kacang juga mengandung polifenol, sebuah antioksidan yang mampu menetralkan radikal bebas yang memiliki kemampuan merusak sel-sel dan jaringan tubuh yang dapat memicu kanker.

Tidak hanya itu, selai kacang juga merupakan sumber utama dari resveratol, sebuah antioksidan yang ampuh dalam menecgah berbagai macam penyakit seperti, penyakit jantung, saraf degeneratif, Alzheimer, dan infeksi virus dan jamur.

Untuk mendapatkan manfaat kesehatan sekaligus memaksimalkan program diet Anda, konsumsilah selai kacang dengan roti gandum. Roti berbahan dasar gandum memiliki lebih banyak gizi dan lebih rendah kalori ketimbang roti tepung biasa, sehingga bila dikombinasikan dengan olesan selai kacang di atasnya, maka Anda bisa mendapatkan manfaat ganda. (dan)

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Trump Umumkan Tarif Impor Baru, China Menolak dan Siap Balas
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau