KOMPAS.com - Program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) kini semakin banyak dipilih oleh pasangan suami istri yang tidak dapat mengalami kehamilan alami.
Pasutri di Indonesia yang memilih IVF terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2015 saja terjadi peningkatan program bayi tabung mencapai 25 persen dari tahun sebelumnya.
Tren yang meningkat tersebut antara lain disebabkan meningkatnya jumlah kelas menengah di Indonesia. Selain itu, biaya program IVF juga semakin terjangkau.
Baca juga: Cara Terdaftar Jadi Penerima Dana PIP, Siswa SD-SMA Ikuti Langkah Ini
Berikut adalah beberapa perkiraan biaya IVF di beberapa klinik dan rumah sakit penyedia layanan bayi tabung di Indonesia.
- Klinik Morula IVF RS Bunda Jakarta
Mulai Rp 50 juta
- Klinik Yasmin RSCM Jakarta
Mulai Rp 45 juta
Baca juga: Dewi Yull Ungkap Satu Pesan pada Anak-anaknya agar Tak Membenci Ray Sahetapy Usai Bercerai
- Klinik Melati RSIA Harapan Kita Jakarta
Mulai Rp 66 juta
- Klinik Aster RS Hasan Sadikin Bandung
Mulai Rp 49 juta
- Klinik Daya Medika Kedoya Jakarta
Mulai Rp 39,5 juta
Baca juga: Penemuan Mengkhawatirkan di Dasar Lubang Biru Raksasa Belize
- RS Dr Soetomo Surabaya
Mulai dari Rp 40 juta
Biaya tersebut dimulai dari stimulasi sel telur sampai dengan transfer embrio. Perlu diketahui bahwa biaya bayi tabung pada setiap pasangan bisa berbeda-beda, tergantung pada usia pasutri, serta kondisi organ reproduksi, sel telur atau sel sperma. Semakin muda usia pasangan, biasanya biaya akan semakin murah karena obat-obatan hormonal yang digunakan semakin sedikit.