Salin Artikel

Minuman Manis Bisa Tingkatkan Kolesterol, Kok Bisa?

KOMPAS.com - Dibalik kelezatan dan kesegarannya, minuman manis ternyata berefek buruk pada kesehatan kita.

Hal tersebut telah dibuktikan lewat riset yang diterbitkan dalam Journal of American Heart Association.

Dalam riset tersebut, peneliti menemukan bahwa orang dewasa yang mengonsumsi satu porsi miuman manis berisiko lebih besar untuk mengalami dislipidemia daripada mereka yang tidak pernah mengonsumsinya.

Dislipidemia merupakan tingkat kadar lemak tak sehat yang tinggi dalam darah dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

“Dislipidemia terjadi ketika angka kolesterol berada dalam kisaran abnormal sehingga mengakibatkan berbagai risiko kesehatan, terutama peningkatan LDL atau kolesterol jahat,” kata ahli jantung Mark Peterman.

Melansir laman Healthline, tingkat kolesterol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Para ahli menemukan bahwa orang dewasa paruh baya yang mengonsumsi minuman berisiko lebih besar untuk mengalami peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida daripada mereka yang jarang mengonsumsi minuman manis.

"Kolesteok adalah pemicu aterosklerosis, serangan jantung dan stroke. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga keseimbangan kadar kolesteerol dalam darah," tambah Peterman.

Lalu, bagaimana cara terbaik dalam menjaga keseimbangan kadar kolesterol dalam tubuh?

Melansir Hello Sehat, cara terbaik untuk menjaga kadar kolesterol agar tetap normal adalah dengan menerapkan pola hidup sehat.

Berikut langkah-langkah yang bisa kita lakukan untuk menjaga kadar kolesterol agar tetap normal:

1. Menerapkan pola makan sehat

Cara terbaik untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal adalah dengan menerapkan pola makan sehat.

Oleh karena itu, konsumsilah makanan yang mengandung serat tinggi karena dapat membantu menghilangkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

Selain itu, batasi asupan lemak dengan menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi.

2. Olahraga teratur

Olahraga dapat membantu menurunkan berat badan, meningkatkan kadar kolesterol HDL alias kolesterol baik, dan menurunkan kadar kolesterol LDL dalam darah.

3. Jaga berat badan ideal

Berat badan berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, kita harus menjaga berat badan agar selalu berada dalam kisaran normal.

4. Hindari gaya hidup merokok

Merokok dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh kita. Demi keseimbangan kadar kolesterol, kita harus menjauhi kebiasaan merokok.

Tembakau dalam rokok juga dapat meningkatkan kadar trigliserida dalam darah.

 

https://health.kompas.com/read/2020/03/06/180000068/minuman-manis-bisa-tingkatkan-kolesterol-kok-bisa-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.