Salin Artikel

Kiat Memilih Toner yang Tepat untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Melansir Verywell Health, toner adalah cairan yang diaplikasikan pada kulit menggunakan dengan alat kapas.

Toner digunakan setelah wajah dibersihkan, sebelum perawatan, atau sebelum menggunakan pelembab.

Cairan ini dapat membantu untuk menghilangkan bekas kotoran, makeup, sisa produk pembersih, serta minyak berlebih.

Berikut penjelasan mengapa kulit berjerawat perlu memakai toner, bisakah toner menghilangkan jerawat dan bekasnya, dan jenis toner yang tepat untuk kulit berjerawat.

Mengapa kulit berjerawat perlu toner?

Produk toner pada zaman dulu menggunakan bahan dasar alkohol.

Kendati bisa membersihkan dan mengurangi kelebihan minyak, namun alkohol dapat membuat jerawat memerah dan meradang.

Akan tetapi, formula toner yang beredar di pasaran saat ini kebanyakan tidak berbasis alkohol.

"Formulanya mirip air. Sehingga bisa membersihkan sisa kotoran, sel kulit mati, sampai minyak tanpa mengiritasi kulit," jelas dokter kulit Marnie Nussbaum, MD, seperti dilansir Women's Health.

Menurut Nussbaum, toner berguna sebagai langkah kedua dalam pembersihan ganda.

"Toner bisa menghilangkan sisa kotoran setelah pembersihan utama, sekaligus menyiapkan kulit untuk perawatan selanjutnya," kata Dr. Nussbaum.

Selain itu, toner juga membantu produk perawatan wajah bekerja lebih baik.

Dengan kondisi kulit yang bersih, produk perawatan wajah yang diaplikasikan setelah toner seperti krim atau serum antijerawat lebih efektif terserap kulit.

Asalkan, jenis toner yang digunakan mengandung bahan antijerawat seperti asam salisilat atau benzoil peroksida.

Toner dengan bahan aktif antibakteri tersebut dapat membantu menjaga pori-pori tetap bersih dan mencegah timbulnya komedo dan jerawat kecil.

Jika jerawat dan komedo muncul secara acak dan membandel, mengandalkan produk pembersih dan toner saja tidak cukup.

Pemilik kulit berjerawat yang banyak atau membandel butuh produk perawatan jerawat yang lebih efektif seperti krim benzoil peroksida.

Toner untuk menghilangkan bekas jerawat

Beberapa produk toner dapat membantu untuk menghilangkan atau menyamarkan noda bekas jerawat.

Tapi, gunakan produk toner untuk menghilangkan bekas jerawat setelah luka jerawat benar-benar sembuh.

Pilih produk yang mengandung asam glikolat untuk membantu memudarkan bekas jerawat.

Hal yang perlu diingat, toner tidak bisa diandalkan untuk bekas jerawat yang membandel dan bopeng.

Bekas jerawat membandel dan bopeng membutuhkan prosedur perawatan ekstra. Konsultasikan kepada dokter kulit untuk mengatasinya.

Untuk jenis kulit yang sangat berminyak, pilih toner jenis astringen. Toner jenis ini dapat membantu mengurangi kilap pada wajah.

Sedangkan untuk jenis kulit kering atau sensitif, baiknya Anda menggunakan toner yang bisa menghidrasi kulit.

Pilih toner dengan bahan aktif gliserin atau bahan alami yang bisa menenangkan kulit kering dan sensitif.

Untuk semua jenis kulit, hindari toner yang mengandung alkohol karena kandungannya terlalu keras.

Toner jenis ini bisa membuat jerawat kian meradang dan menyebabkan iritasi kulit.

https://health.kompas.com/read/2020/06/05/200200768/kiat-memilih-toner-yang-tepat-untuk-menghilangkan-bekas-jerawat

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Melasma
Melasma
PENYAKIT
Ruam Kulit
Ruam Kulit
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.