Salin Artikel

Kenali Detak Jantung Janin Normal dan Kapan Mulai Terdeteksi

Detak jantung janin saat di dalam kandungan sampai bayi lahir sekilas terasa sama.

Namun, selama di dalam rahim ibu, detak jantung janin berdegup dinamis seiring pertumbuhan organ vitalnya.

Berikut seluk-beluk fakta seputar detak jantung janin yang perlu diketahui para calon orangtua.

Kapan detak jantung janin mulai terdeteksi?

Detak jantung janin mulai terdeteksi seiring pertumbuhan pembuluh darah dan organ jantung bayi di dalam kandungan.

Melansir What to Expect, pada usia kehamilan empat minggu, pembuluh darah telah terbentuk di dalam embrio. Tapi, bakal jantung bayi ini belum menghasilkan detak jantung.

Pada minggu kelima kehamilan, jantung bayi di dalam rahim ibu hamil baru membentuk katup dan pembuluh darah prekusor. Pada momentum ini, jantung mulai berdetak, namun belum bisa dideteksi.

Ketika usia kehamilan menginjak enam minggu, perkembangan organ jantung janin sudah mulai membentuk empat ruang. Setiap ruang jantung dibekali katup yang memungkinkan darah keluar masuk.

Begitu usia kehamilan menapaki sembilan sampai 10 minggu, organ jantung janin mulai terbentuk dan Anda bisa mendengar detak jantung janin.

Bagi para calon orangtua, cara mengetahui detak jantung janin bisa melalui pemeriksaan kandungan dengan alat ultrasonografi (USG).

Melansir Verywell Family, pada usia kehamilan lima minggu, jantung bayi di dalam kandungan mulai berdetak.

Detak jantung janin normal di masa ini mirip dengan detak jantung ibu, yakni antara 80-85 kali per menit (bpm).

Dari titik ini, detak jantung bayi di dalam kandungan akan meningkat sekitar 3 kali per menit (bpm) setiap hari selama bulan pertama.

Pada awal minggu kesembilan kehamilan, detak jantung janin normal rata-rata 175 kali per menit (bpm).

Dari titik ini, detak jantung bayi di dalam kandungan akan mengalami penurunan kecepatan sampai di tengah kehamilan menjadi sekitar 120-180 kali per menit (bpm).

Terkadang, ada juga perlambatan detak jantung janin normal selama 10 minggu terakhir kehamilan.

Namun, detak jantung janin normal ini masih sekitar dua kali detak jantung normal orang dewasa dalam kondisi rileks.

Seperti diketahui, detak jantung normal orang dewasa dalam kondisi rileks adalah 60 sampai 100 kali per menit.

Sama halnya dengan orang dewasa, detak jantung janin normal bayi di dalam kandungan akan bervariasi sepanjang hari.

Perubahan gerakan, tidur, dan aktivitas lain bisa memengaruhi kecepatan degup jantung.

Jika ibu hamil merasakan ada perubahan pada detak jantung janin di dalam kandungannya, jangan khawatir berlebihan. Konsultasikan kepada dokter yang menangani.

https://health.kompas.com/read/2020/12/13/140400668/kenali-detak-jantung-janin-normal-dan-kapan-mulai-terdeteksi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.