Salin Artikel

6 Cara Menghilangkan Ketombe Membandel

Mereka mencoba aneka perawatan sampai pengobatan alami di rumah untuk mengatasi masalah kulit kepala ini. Namun, hasilnya nihil.

Ketombe memang masalah kesehatan yang kerap mampir pada orang berusia antara 30 tahun sampai 60 tahun.

Dilansir dari Medical News Today, penyebab ketombe bisa berasal dari penumpukan sel kulit mati atau zat seperti produk perawatan rambut, minyak, dan keringat.

Beragam zat tersebut dapat menumpuk lalu mengelupas dan muncul serpihan putih atau kerak di kulit kepala.

Bagi Anda yang sedang berjuang menjaga kulit kepala segar dan bebas kotoran, berikut beberapa cara menghilangkan ketombe membandel yang bisa dijajal:

1. Gunakan clarifying shampoo

Saat ketombe membandel tak kunjung sembuh, coba gunakan clarifying shampoo untuk membersihkan kulit kepala sampai tuntas.

Dilansir dari Bustle, clarifying shampoo adalah jenis sampo berformula kuat untuk membersihkan residu sampo, kondisioner, produk perawatan rambut, sampai klorin kolam renang.

Sampo ini mengandung formula steroid yang bisa menghilangkan kotoran dan minyak berlebih di kulit kepala.

Namun, penggunaan sampo ini perlu cermat karena bisa menghilangkan minyak alami jika dipakai terlalu sering.

Cukup gunakan clarifying sampo sebulan sekali. Atau, jika kalian rutin berenang atau kerap menggunakan produk perawatan rambut, pakai sampo ini seminggu sekali.

2. Gunakan masker cuka sari apel

Ketombe juga bisa berasal dari ketidakseimbangan kadar keasaman (pH) alami rambut.

Kondisi ini lazim disebabkan penggunaan produk penataan rambut atau paparan bahan kimia lainnya.

Untuk mengatasi ketombe membandel, coba gunakan masker rambut dengan bahan cuka sari apel.

Tapi, jangan langsung mengoleskan cuka sari apel ke rambut. Encerkan dulu cuka sari apel dengan air menggunakan perbandingan empat banding satu.

Setelah itu, baru oleskan larutan cuka sari apel untuk masker rambut. Setelah beberapa saat, bilas sampai bersih.

3. Pakai masker lemon

Seperti cuka sari apel, perasan jeruk lemon juga bisa digunakan sebagai obat mengatasi ketombe alami.

Cara menggunakan masker lemon untuk mengatasi ketombe juga mirip cuka sari apel dengan diencerkan pakai air.

Setelah larutan lemon dioleskan ke rambut berketombe, biarkan selama 10 menit, sisir, baru bilas sampai bersih.

4. Eksfoliasi dengan baking soda

Ketika rambut berketombe akibat sering terpapar produk perawatan rambut yang lengket dan bikin rambut lepek, gunakan baking soda untuk eksfoliasi.

Cara menggunakan baking soda untuk eksfoliasi alami cukup praktis. Siapkan campuran baking soda, air, kondisioner.

Setelah itu, oleskan campuran tersebut sebagai masker rambut untuk mengangkat sel kulit mati.

Tapi, hindari perawatan terlalu sering. Cukup gunakan eksfoliasi baking soda setidaknya dua bulan sekali.

5. Pilih sampo dan kondisioner yang tepat

Pemilik rambut berketombe juga wajib memilih sampo dan kondisioner yang tepat untuk membersihkan rambut sehari-hari.

Pilih sampo dan kondisioner yang tidak mengandung paraben, sulfat, dan silikon.

Bahan tersebut bisa meninggalkan residu yang lama-kelamaan bisa menumpuk di kulit kepala dan menyebabkan ketombe.

6. Sisir rambut secara berkala

Menyisir rambut memang tidak bisa serta-merta membersihkan ketombe membandel di kulit kepala.

Tapi, menjaga rambut agar tidak kusut ternyata bisa mengurangi penumpukan residu seperti minyak dan zat lain di kulit kepala.

Hal yang perlu diingat, orang yang berketombe tidak boleh sembarangan menyisir rambut.

Hindari menyisir terlalu kencang, karena bisa mengiritasi kulit kepala dan membuat rambut yang berketombe semakin tidak nyaman.

Selain itu, gunakan sisir bergigi jarang atau model sikat yang jarang agar akar rambut tidak tertarik dan rontok.

Apabila beragam cara menghilangkan ketombe membandel di atas sudah dicoba tapi belum berhasil, saatnya berkonsultasi ke dokter.

Dokter dapat meresepkan sampo khusus untuk mengatasi ketombe sesuai dengan penyebab mendasarnya.

https://health.kompas.com/read/2021/04/24/100100568/6-cara-menghilangkan-ketombe-membandel

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Health
Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Health
Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health
Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Health
11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

Health
Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health
Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Health
5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.