Salin Artikel

11 Penyebab Tekanan Darah Naik Mendadak yang Kerap Tidak Disadari

Perlu diketahui, kadar tekanan darah dianggap normal apabila hasil pengukurannya berkisar 120/80 mmHg.

Melansir Mayo Clinic, tekanan darah naik mendadak dalam dunia kedokteran dikenal dengan prahipertensi.

Kondisi prahipertensi apabila tidak segera dikendalikan dapat berkembang menjadi hipertensi atau penyakit darah tinggi.

Berikut apa saja penyebab tekanan darah naik mendadak, gejala, dan kapan perlu waspada.

Penyebab tekanan darah naik mendadak

Segala sesuatu yang bisa meningkatkan tekanan pada dinding pembuluh darah arteri bisa membuat tekanan darah naik mendadak.

Umumnya tekanan darah tinggi disebabkan penumpukan lemak di arteri dan konsumsi garam berlebihan.

Melansir WebMD, terdapat beberapa penyebab tekanan darah naik mendadak yang kerap tidak disadari, antara lain:

  • Konsumsi gula tambahan, terutama dari makanan olahan atau sirup gula yang ditambahkan ke dalam minuman
  • Rasa kesepian bisa berujung stres dan tekanan darah jadi naik
  • Gangguan tidur apnea yang menurunkan kadar oksigen saat istitahat
  • Kekurangan zat gizi kalium yang banyak terdapat dalam pisang, brokoli, bayam, kacang-kacangan, ikan
  • Rasa sakit atau nyeri
  • Gangguan kelenjar tiroid
  • Menahan kencing atau buang air kecil
  • Efek samping obat aspirin, ibuprofen, dekongestan, dan antidepresan
  • Dehidrasi atau kekurangan cairan
  • Efek samping penggunaan alat kontrasepsi hormonal seperti pil dan KB suntik
  • Bicara dengan nada tinggi atau emosional

Di luar penyebab tekanan darah naik mendadak di atas, orang obesitas, berasal dari keluarga penderita hipertensi, dan punya gaya hidup tidak sehat juga lebih rentan terkena masalah kesehatan ini.

Gejala tekanan darah naik

Tekanan darah naik biasanya tidak menimbulkan gejala yang spesifik atau khas.

Satu-satunya cara untuk mengetahui tekanan darah naik yakni dengan alat cek tensi atau tensimeter.

Tekanan darah naik bisa dialami siapa saja. Anak-anak juga bisa terkena masalah kesehatan ini, terutama jika kelebihan berat badan dan kurang gerak.

Seperti hipertensi, tekanan darah naik yang tidak dikendalikan juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gagal jantung.

Kapan harus ke dokter?

Setiap orang yang berusia di atas tiga tahun perlu rutin memeriksakan tekanan darahnya ke dokter, minimal setahun sekali.

Anda perlu lebih sering dan rutin cek tensi apabila punya keluarga yang menderita hipertensi atau punya gaya hidup tak sehat seperti merokok dan jarang olahraga.

Selain itu, cegah penyakit ini dengan mengendalikan beberapa penyebab darah tinggi naik yang sudah dijabarkan di atas. 

https://health.kompas.com/read/2021/07/30/060100568/11-penyebab-tekanan-darah-naik-mendadak-yang-kerap-tidak-disadari

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.