Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

7 Gejala Chikungunya yang Pantang Disepelekan

Penyakit ini dapat menyebar dari satu penderita ke penderita lain lewat gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Setelah digigit nyamuk penyebab chikungunya, penderita biasanya bakal merasakan gejala penyakit selang empat sampai delapan hari kemudian.

Kenali gejala dan pencegahan salah satu penyakit yang gampang menular di musim penghujan ini.

Gejala chikungunya

Melansir laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada beberapa gejala chikungunya yang biasanya dirasakan pengidapnya, antara lain:

  • Demam yang muncul tiba-tiba
  • Sendi terasa linu sampai membuat badan lemas
  • Nyeri otot
  • Sendi bengkak
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Badan terasa sangat lelah
  • Ruam kemerahan

Jika Anda merasakan gejala chikungunya, segera konsultasikan ke dokter. Penyakit ini dapat dideteksi lewat pemeriksaan fisik dan tes darah.

Walaupun penderita terlihat lemas dan merasakan tulangnya sakit sampai seperti lumpuh, gejala chikungunya biasanya relatif ringan dan tidak separah penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Namun, penderita penyakit kronis, orang tua, dan pemilik daya tahan tubuh lemah perlu waspada pada penyakit ini karena bisa menyebabkan infeksi parah.

Kabar baiknya, setelah terinfeksi chikungunya, kebanyakan penderita kebal atau tidak akan terkena penyakit sejenis di masa depan.

Cara mengobati chikungunya

Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga kini belum ada vaksin dan obat antivirus chikungunya.

Untuk mempercepat proses penyembuhan penyakit, penderita biasanya disarankan untuk:

  • Banyak istirahat
  • Minum obat penurun panas dan penghilang rasa sakit
  • Minum banyak air putih
  • Makan makanan bergizi
  • Cegah gigitan nyamuk agar penyakit tidak menular kepada orang sekitar

Kenali beberapa gejala chikungunya di atas. Selain itu, sebisa mungkin cegah penularan penyakit yang dapat ditularkan oleh nyamuk.

Caranya dengan menggunakan obat nyamuk, menggunakan kelambu di tempat tidur, dan memasang jaring pengaman serangga di bukaan ventilasi rumah.

Selain itu, pastikan Anda melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara berkala. Bersihkan tempat penampungan air seminggu sekali dan mengubur barang bekas yang bisa jadi tempat menampung air.

https://health.kompas.com/read/2021/12/18/140100268/7-gejala-chikungunya-yang-pantang-disepelekan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+