Salin Artikel

Bisa Sebabkan Sakit Fisik, Ini 5 Cara Cegah Luka Psikis

KOMPAS.com - Pikiran juga mempengaruhi kondisi fisik kita. Kalimat itu bukan sekadar mitos belaka.

Nyatanya, telah banyak riset yang membuktikan bahwa luka emosional atau sakit psikis juga bisa memicu sakit fisik.

Luka emosional adalah rasa sakit tau luka yang berasal dari sumber non-fisik.

Luka emosinal bisa terjadi akibat tindakan orang lain atau akibat dari penyesalan, kesedihan, atau kehilangan.

Dalam beberapa hak, luka emosional juga bis aterjadi karena adanya kondisi kesehatan mental yang mendasarinya seperti depresi atau kecemasan.

Apa pun penyebabnya, rasa sakit psikologis ini bisa menjadi intens dan secara signifikan memengaruhi berbagai bidang kehidupan Anda.

Sayangnya, rasa sakit emosinal seringkali disepelkekan, Padahal, hal ini bisa menjadi pemicu berbagai penyakit kronis.

Dampak luka psikis

Rasa sakit psikologis juga dapat berkontribusi atau memperburuk rasa sakit fisik di berbagai area tubuh.

Beberapa jenis rasa sakit fisik umum yang biasanya terkait dengan tekanan emosional meliputi:

  • Diare
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot, terutama di leher
  • Mual
  • Nyeri di lengan dan kaki
  • Sakit perut atau gangguan pencernaan.

Mengapa luka psikis bisa menyebabkan sakit fisik?

Saat kita mengalami luka psikis, tubuh akan menangkapnya sebagai sinyal bahaya. Hal terseut akan membuat tubuh kita untuk melawannya atau lari dari bahaya tersebut.

Sat hal itu terjadi, produksi hormon stres, yaitu adernalin dan kortisol, semakin meningkat.

Hal itu juga bisa meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, menekan sistem pencernaan, dan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Peningkatan hormon tersebut dilakukan agar tubuh memiliki banyak energi. Setelah ancaman hilang, tubuh biasanya kembali ke mode istirahat.

Namun jika luka psikis tersebut berlangsung terus menerus, respon tersebut bisa memicu peradangan.

Peradangan inilah yang nantinya bisa memicu berbagai penyakit pada fisik.

Mencegah luka psikis

Penelitian menunjukkan orang yang sehat emosional memiliki tanda-tanda kesehatan fisik yang baik.

Sehat emosional juga membuat kita terhindari dari risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan berat badan berlebih.

Karena itu, sebisa mungkin kita menghindari luka psikis dengan melakukan berbagai cara berikut:

1. Waspadai emosi dan reaksi kita

Cobalah untuk memperhatikan hal apa dalam hidup yang membuat kita sedih, frustasi, dan marah. Setelah mengetahuinya, cobalah untuk mengubah kondisi tersebut.

2. Ungkapkan perasaan dengan cara yang tepat

Biarkan orang yang dekat dengan Anda tahu jika ada sesuatu yang mengganggu Anda.

Menyimpan perasaan sedih atau marah di dalam hati hanya menambah stres.

Bahkan, memendam perasaat dapat menyebabkan masalah dalam hubungan dan di tempat kerja atau sekolah.

3. Kelola stres

Pelajari metode relaksasi untuk mengatasi stres. Cara ini bisa termasuk pernapasan dalam, meditasi, dan olahraga.

4. Upayakan keseimbangan

Temukan keseimbangan yang sehat antara bekerja dan bermain, dan antara aktivitas dan istirahat.

Luangkan waktu untuk hal-hal yang Anda sukai. Fokuslah pada hal-hal positif dalam hidup Anda.

https://health.kompas.com/read/2021/12/21/070000168/bisa-sebabkan-sakit-fisik-ini-5-cara-cegah-luka-psikis

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.