Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

4 Tips Menyikat Gigi untuk Gigi Sensitif

KOMPAS.com - Memiliki gigi yang sensitif akan membuat makan dan minum jadi terasa tidak nyaman.

Gigi sensitif bisa dialami oleh siapa saja dan penyebabnya juga ada bermacam-macam.

Cleveland Clinic menyebutkan beberapa faktor penyebab gigi sensitif, seperti:

American Dental Association menyarankan untuk selalu menyikat gigi pada pagi dan malam hari setidaknya selama dua menit untuk mendukung kesehatan gigi.

Selain itu, ada beberapa tips menyikat gigi untuk gigi sensitif yang bisa Anda lakukan seperti berikut ini.

1. Tidak menyikat gigi terlalu keras

Menyikat gigi adalah suatu kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan untuk menjaga agar gigi dan mulut selalu sehat.

Sayangnya, terkadang kita sering lupa bahwa menyikat gigi tidak boleh dilakukan terlalu keras.

Melansir WebMD, menyikat gigi terlalu keras bisa berbahaya untuk gigi dan gusi.

Apalagi, bagian terluar gigi yang disebut dengan enamel bisa sangat mudah terkikis ketika terdapat tekanan yang besar ketika menyikat gigi.

Rusaknya enamel gigi inilah yang akan membuat lapisan dibawahnya, yang bernama dentin terbuka, sehingga menyebabkan gigi sensitif.

Untuk itu, WebMD menyarankan Anda untuk memberikan tekanan secukupnya seperti ketika Anda menggenggam satu buah jeruk.

2. Menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif

Menggunakan pasta gigi khusus gigi sensitif lebih disarankan jika dibandingkan dengan menggunakan jenis pasta gigi lainnya.

Cleveland Clinic menjelaskan bahwa menggunakan pasta gigi khusus gigi sensitif ini nantinya akan membuat gejala gigi sensitif berkurang.

Namun, Anda perlu melakukan uji coba beberapa merek pasta gigi untuk gigi sensitif agar Anda bisa tahu mana yang paling cocok.

Selain itu, Healthline menyarankan Anda untuk menghindari beberapa bahan yang dianggap sangat baik untuk kesehatan gigi, seperti arang aktif atau activated charcoal dan soda kue.

Kedua bahan tersebut memang bisa membantu dalam membersihkan gigi dengan baik, namun penggunaan yang terlalu sering bisa mengikis enamel gigi.

Tidak hanya itu saja, Healthline juga menambahkan bahwa penggunaan pasta gigi dengan arang aktif atau soda kue akan meningkatkan risiko gigi berlubang karena kurangnya kandungan fluoride yang berguna untuk melindungi enamel gigi.

3. Memilih sikat gigi dengan bulu lembut

Melansir Cleveland Clinic, memilih sikat gigi dengan bulu yang lembut harus menjadi prioritas karena bulu yang lembut tersebut tidak akan merusak enamel gigi.

Tidak hanya itu saja, manfaat dari menggunakan sikat gigi dengan bulu lembut juga diteliti oleh beberapa ahli dan dimuat pada Journal of Dentistry pada tahun 2021.

Pada penelitian tersebut ditemukan bahwa penggunaan sikat gigi dengan bulu lembut berguna untuk mengurangi penumpukan plak dan risiko gusi berdarah karena menyikat gigi.

4. Menyikat gigi dengan benar

Banyak dari kita yang merasa bahwa cara menyikat gigi yang dilakukan sudah benar.

Padahal, ada panduan teknik menyikat gigi yang bisa digunakan sehingga semua kotoran dan bakteri yang menumpuk di gigi bisa hilang.

American Dental Association menyebutkan bahwa ada beberapa jenis teknik menyikat gigi yang bisa dilakukan, namun yang terpenting adalah untuk menjangkau setiap permukaan gigi.

Jika terdapat titik-titik yang sulit untuk dijangkau, penggunaan benang gigi dan obat kumur sangat disarankan agar plak tidak menumpuk dan menyebabkan gigi sensitif.

https://health.kompas.com/read/2022/09/05/210000968/4-tips-menyikat-gigi-untuk-gigi-sensitif

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke