Luapkan Stres dengan Meremukkan Biskuit

Kompas.com - 22/08/2009, 21:12 WIB
Editor

BEIJING, KOMPAS.com - Kehidupan yang penuh persaingan menjadi ciri masyarakat modern. Semua ini membuat orang mudah tertekan dan stres. Orang pun mencari cara agar lepas dari tekanan. Mungkin dengan dugem, olahraga atau belanja. Tapi yang ini aneh dan terjadi di China.

Seorang staf penjualan di satu pasar swalayan di negeri tirai bambu mengatakan, "Sebagian orang meremukkan makanan, seperti biskuit, jadi berkeping-keping. Kami menemukan begitu banyak makanan yang remuk-redam sehingga kami dapat memasukkannya ke dalam kotak besar setiap hari."
    
Banyak ahli mengatakan, sebagian besar orang itu adalah pekerja kantoran di kota besar dan sedang, kelompok yang paling sering menghadapi tekanan persaingan jaman modern.

Namun metode mereka untuk menghilangkan stres telah menyulut kecaman dari pemilik pasar swalayan dan pembeli lain.

Seorang pelanggan berkata, "Orang mesti menyesuaikan diri guna meredakan tekanan, bukan melakukan tindakan semacam ini. Perilaku ini membahayakan diri mereka sendiri dan orang lain."

Keprihatinan mengenai peremuk makanan dibenarkan. Banyak ahli ilmu jiwa mengatakan tingkah-laku itu dapat berkembang jadi perbuatan kriminal yang akan melukai orang lain. Mereka menyarankan para peremuk makanan membuat perubahan sebelum mereka sangat terlambat.

Ma, Direktur Pusat Psikologi Yanyuanbosi Beijing, mengatakan, "Mereka dapat menemukan beberapa cara yang lebih baik guna meredakan tekanan, seperti berjogging, mendengarkan musik, atau pergi ke bar."
    
Sudah tiba waktunya untuk menemukan cara lain meredakan tekanan dan meninggalkan tindakan yang berbahaya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Health
7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Health
Parafimosis

Parafimosis

Penyakit
11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

Health
Asam Urat

Asam Urat

Penyakit
Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Health
Nyeri Mata

Nyeri Mata

Penyakit
Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Health
Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.