Tai Chi Kurangi Nyeri Kronik

Kompas.com - 20/08/2010, 16:11 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Olah gerak dan napas kuno dari Cina, Tai Chi, ternyata bisa mengurangi gejala nyeri kronik yang dialami oleh penderita fibromyalgia. Demikian menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal New England Journal of Medicine.

Rasa nyeri yang timbul pada penderita fibromyalgia umumnya di luar rasa nyeri pada umumnya. Bahkan, seorang penderita bisa mengeluh kesakitan meski hanya disentuh tubuhnya. Rasa nyeri itu menjalar di beberapa bagian tubuh, seperti pundak, dada, dan kaki, dan terjadi terus-menerus.

Tai chi yang menggunakan pendekatan tubuh dan pikiran ternyata bisa menjadi alternatif bagi para pasien fibromyalgia yang didera rasa nyeri. Tai chi merupakan olahraga pernapasan yang menggunakan gerakan-gerakan lembut dan luwes, sesuai dengan filosofi olahraga ini menggerakkan energi (chi) ke seluruh tubuh.

Dalam penelitian, dokter secara acak meminta 66 pasien fibromayalgia untuk melakukan olahraga tai chi selama 12 minggu dan sisanya melakukan olahraga stretching. Mereka melakukan latihan tersebut dua jam setiap minggu di kelas dan mengulanginya di rumah selama 20 menit setiap hari.

Setelah  menyeleasikan sesi latihan, 79 persen peserta kelas tai chi mengaku gejala nyeri yang mereka alami jauh berkurang. Jumlah itu lebih banyak dibanding peserta kelas olahraga pemanasan yang hanya 39 persen saja yang keluhannya berkurang.

Para peserta tai chi juga mengatakan emosi mereka lebih stabil, tidur lebih nyenyak dan kualitas hidup keseluruhan meningkat. Namun, penelitian ini baru meliputi jumlah pasien yang sedikit. Para peneliti pun belum tahu aspek apa dari gerakan tai chi yang bisa membantu pasien mengurangi keluhannya, apakah sesi olah napasnya, gerakan rilaksasi, atau karena bertemu teman-teman dalam kelas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Penyakit Jantung Rematik

    Penyakit Jantung Rematik

    Penyakit
    3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

    3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

    Health
    Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

    Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

    Health
    6 Gejala Asam Urat di Lutut

    6 Gejala Asam Urat di Lutut

    Health
    Karsinoma Sel Skuamosa

    Karsinoma Sel Skuamosa

    Penyakit
    10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

    10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

    Health
    Rahim Turun

    Rahim Turun

    Penyakit
    6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

    6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

    Health
    Herniasi Otak

    Herniasi Otak

    Penyakit
    Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

    Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

    Health
    Insufisiensi Mitral

    Insufisiensi Mitral

    Penyakit
    Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

    Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

    Health
    Sindrom Sjogren

    Sindrom Sjogren

    Penyakit
    Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

    Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

    Health
    Lupus Nefritis

    Lupus Nefritis

    Penyakit
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.