Menilik Keamanan Implan Silikon Payudara

Kompas.com - 21/12/2011, 11:16 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Departemen kesehatan Perancis mengatakan mereka akan meminta para wanita yang melakukan pembesaran payudara dengan implan silikon untuk mengangkat implan tersebut karena diduga kuat menyebabkan kanker.

Implan produksi Poly Implant Prothese (PIP) yang dipakai di Perancis, dan mungkin juga banyak negara lain karena diekspor, tahun lalu ditemukan menggunakan bahan silikon gel berkualitas rendah yang bersifat karsinogen dan juga rawan pecah.

"Implan produksi PIP ini sebaiknya diangkat. Seluruh perempuan yang menggunakan implan ini harus menemui dokter bedah mereka secepatnya," kata Valerie Pecresse juru bicara pemerintah dalam wawancara dengan televisi Perancis.

Hasil penyelidikan perhimpunan ahli bedah plastik Perancis tahun 2010 menemukan implan PIP lebih gampang pecah dibanding implan lain dan silikon yang dipakai bukanlah untuk penggunaan medis. Harga implan ini juga yang paling murah di pasaran.

Implan silikon payudara pertama kali diperkenalkan pada tahun 1962. Sejak saat itu keamanan implan ini terus diteliti.

Pada tahun 1980-an popularitas pembesaran payudara dengan implan meningkat pesat, diiringi dengan risiko kesehatannya. Cukup banyak ahli yang mengklaim kaitan antara silikon gel dengan meningkatnya risiko penyakit imunologi seperti lupus, artritis reumatoid, fibromyalgia, dan penyakit lainnya.

Beberapa wanita yang memakai implan silikon juga melaporkan gejala-gejala kesehatan mereka menghilang setelah implannya dilepas. Beberapa juga memilih menuntut perusahaan pembuat implan atas penyakit yang mereka derita.

Karena belum ada bukti-bukti ilmiah yang kuat mengenai keamanan implan silikon, pada tahun 1992  badan pengawas obat Amerika (FDA) menyatakan bahwa pembesaran payudara dengan implan silikon hanya diijinkan pada perempuan yang melakukan rekonstruksi payudara pasca operasi kanker payudara.

Sejak itu selama 14 tahun wanita yang berminat untuk membesarkan payudaranya hanya menggunakan implan payudara yang berisi saline atau air garam steril.

Baru di tahun 2006 FDA menyatakan implan silikon aman. Keputusan itu didasarkan pada riset-riset selama 14 tahun yang tidak menemukan kaitan antara penyakit dan implan silikon ini. Kendati begitu FDA memerintahkan dua produsen implan silikon untuk meneliti keamanan produknya sampai 10 tahun mendatang.

Pada dasarnya implan silikon terbilang aman asalkan bahan yang dipakai sesuai dengan standar keamanan medis. Yang dilarang adalah penyuntikan silikon cair yang disuntikkan ke payudara karena bisa menyebabkan infeksi dan sulit untuk diangkat.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.