Stres Saat Hamil Sebabkan Bayi Alergi

Kompas.com - 06/01/2012, 10:58 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Kehamilan seyogianya dijalankan dengan perasaan bahagia karena apa yang dirasakan si ibu berpengaruh besar pada calon bayinya. Studi terbaru menunjukkan, ibu hamil yang mengalami stres cenderung memiliki bayi yang menderita alergi.

Dalam risetnya, peneliti menemukan bahwa bayi dengan tingkat kortisol (hormon stres) terendah cenderung memiliki risiko lebih kecil mengidap alergi ketimbang bayi dengan tingkat kortisol lebih tinggi. Para peneliti percaya bahwa faktor lingkungan dan gaya hidup selama masa kehamilan turut andil dalam meningkatkan kadar kortisol adrenal, yang memicu munculnya alergi.

Menurut para peneliti, secara fisiologi kebanyakan ibu hamil cenderung memiliki kadar kortisol tinggi. Kondisi ini umumnya disebabkan karena beberapa hal seperti kelebihan lemak perut, insomnia, resistensi insulin (gula darah tinggi), rambut rontok, dan siklus menstruasi yang tidak teratur. Karena itu, untuk mencegah kadar kortisol yang berlebihan maka stres perlu dihindari.

Alergi hanyalah salah satu dari sederet dampak negatif jangka panjang stres bagi tumbuh kembang bayi. Oleh sebab itu, berusahalah menjaga agar pikiran tetap tenang dan rileks. Keseimbangan antara pekerjaan dan waktu bersantai merupakan salah satu cara meredam stres. Hindari pula kecemasan yang tidak perlu dengan menambah informasi mengenai kehamilan dari buku atau bertanya pada orang yang lebih berpengalaman. Intinya, jalanilah kehamilan ini dengan bahagia agar si kecil sehat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Herpes Genital

Herpes Genital

Penyakit
Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

Health
Sindrom Kompartemen

Sindrom Kompartemen

Penyakit
Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Health
Cacat Intelektual

Cacat Intelektual

Penyakit
6 Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Penyakit Jantung

6 Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Penyakit Jantung

Health
Hepatitis A

Hepatitis A

Penyakit
11 Tanda Gagal Jantung dan Penyebabnya

11 Tanda Gagal Jantung dan Penyebabnya

Health
Penyakit Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit
9 Jenis Gagal Jantung yang Harus Diketahui

9 Jenis Gagal Jantung yang Harus Diketahui

Health
Intoleransi Gluten

Intoleransi Gluten

Penyakit
6 Penyebab Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nyeri Tumit

Nyeri Tumit

Penyakit
6 Manfaat Tidur Terlentang yang Jarang Diketahui

6 Manfaat Tidur Terlentang yang Jarang Diketahui

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.