Kompas.com - 09/01/2013, 16:26 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com Bukan cuma enak, tapi juga melindungi gigi serta mencegah lubang pada gigi. Demikian klaim sebagian besar produk permen karet bebas gula. Namun, bisakah klaim tersebut dipercaya?

Cukup banyak produk yang memilih gula pengganti xylitol, pemanis alami yang dikenal bisa mencegah bakteri penyebab gigi berlubang. Pada praktiknya belum diketahui dengan pasti dampak gula pengganti tersebut pada kesehatan gigi.

Beberapa penelitian menunjukkan, meski permen karet bebas gula memang mencegah gigi berlubang, tetapi ternyata bukan disebabkan karena kandungan xylitol dalam produk tersebut. Malah, aktivitas mengunyah permen karet itulah yang sebenarnya mencegah lubang gigi.

Hal tersebut diperkuat lewat salah satu studi yang baru-baru ini dimuat dalam The Journal of the American Dental Association. Penelitian yang cukup besar itu melibatkan 691 orang dewasa yang direkrut dari klinik gigi di seluruh Amerika dalam kurun waktu tiga tahun.

Para partisipan secara acak dibagi dalam dua kelompok, yakni yang mengonsumsi xylitol lima kali dalam sehari, serta kelompok plasebo.

Secara nyata diketahui mereka yang mendapat xylitol secara statistik tidak mengalami penurunan risiko gigi berlubang. "Kami cukup terkejut dengan hasil ini karena kami menduga xylitol akan efektif," kata dr James D Bader dari Universitas North Carolina di Chapel Hill.

Meski xylitol kurang efektif, peningkatan aliran air liur akibat mengunyah permen karet diduga memiliki efek perlindungan bagi gigi. Air liur akan menghilangkan plak dan asam. Lagi pula, permen karet dengan xylitol dianggap lebih baik untuk gigi dibanding yang dibuat dengan sukrosa.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.