Kompas.com - 18/05/2013, 13:08 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Pil kontrasepsi alias pil KB adalah jenis kontrasepsi yang paling populer. Meski memiliki sejumlah keunggulan, tetapi sebagian wanita yang memilih kontrasepsi ini mengalami efek samping rasa nyeri saat berhubungan seksual.

Dalam pertemuan ilmiah asosiasi ahli urologi Amerika, disampaikan efek samping dari pil KB dosis rendah terhadap timbulnya sindrom nyeri kronik di bagian panggul dan nyeri saat bercinta.

Ketua peneliti, Nirit Rosenblum, asisten profesor urologi dari New York University Langonge Medical Center, menyebutkan makin banyaknya pasien wanita yang mengeluhkan gejala nyeri pada panggul dan vagina.

"Kebanyakan dari pasien tersebut menggunakan pil kontrasepsi dosis rendah," katanya.

Kemudian Rosenblum melakukan survei anonim terhadap lebih dari 900 wanita berusia 18-39 tahun. Wanita yang mengonsumsi pil KB dosis rendah masuk dalam kriteria kelompok yang menderita sindrom nyeri panggul dibanding wanita yang tidak menggunakan pil KB atau yang memakai pil KB dosis normal.

Wanita yang menggunakan pil KB dosis rendah juga melaporkan rasa nyeri selama atau setelah orgasme.

Hasil survei ini hanya menunjukkan kaitan antara pil KB dosis rendah dan nyeri panggul, bukan hubungan sebab akibat. Tetapi, jika memang pil KB dosis rendah berada di balik rasa sakit itu, Rosenblum mengatakan mungkin itu karena mekanisme terkait dosis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Wanita yang pakai pil dosis rendah biasanya kadar estrogennya juga rendah, sehingga hal itu mungkin terkait. Tapi memang perlu dibuktikan dengan penelitian mendalam," katanya.

Jika Anda juga mengalami keluhan yang sama, disarankan untuk berkonsultasi pada dokter untuk menentukan apakah perlu diganti dosisnya atau mengganti metode kontrasepsi lainnya.

"Jika kita diberikan obat, kita harus memahami potensi efek sampingnya sehingga kita langsung mengenali setiap gejala yang timbul. Kita juga perlu mempertimbangkan apakah efek samping dari pengobatan lebih besar dari manfaatnya," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

Health
Penis Bengkak

Penis Bengkak

Penyakit
Mengapa Penderita Diabetes Bisa Mengelamai Penglihatan Kabur?

Mengapa Penderita Diabetes Bisa Mengelamai Penglihatan Kabur?

Health
Fibroadenoma

Fibroadenoma

Penyakit
Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Health
Iritabilitas

Iritabilitas

Penyakit
11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Health
Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih

Penyakit
2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

Health
Bulimia Nervosa

Bulimia Nervosa

Penyakit
3 Cara Aman Membersihkan Telinga

3 Cara Aman Membersihkan Telinga

Health
Aneurisma Aorta

Aneurisma Aorta

Penyakit
Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Health
Bisinosis

Bisinosis

Penyakit
Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.