Inilah Cara Tepat Baca Label Kemasan Pangan

Kompas.com - 21/06/2013, 11:37 WIB
Ilustrasi informasi nilai gizi pada produk pangan olahan ShutterstockIlustrasi informasi nilai gizi pada produk pangan olahan
|
EditorAsep Candra


KOMPAS.com — Menjadi konsumen cerdas dapat diawali dari sikap kritis saat membaca label kemasan pangan. Demikian diungkapkan Tetty Helfery Sihombing dari Direktorat Standardisasi Produk Pangan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sayangnya, kesadaran membaca label kemasan pangan masih kurang pada masyarakat Indonesia. Dalam seminar bertajuk Cermati Konsumsi Gula, Garam, Lemak, dan Baca Label Kemasan Makanan Rabu (20/6/2013) lalu, di Jakarta, Tetty memaparkan langkah-langkah membaca keterangan pada label kemasan pangan.

1. Lihat informasi utama

Informasi utama dalam kemasan pangan yang perlu dicermati terdiri dari nama produk, nama dan alamat produsen, dan nomor pendaftaran.

Tetty menuturkan, nama produk berbeda dengan nama dagang, nama produk berarti jenis produk, misalnya agar-agar instan, atau susu bubuk, dan sebagainya. Sementara nama dan alamat produsen harus dicantumkan secara jelas, termasuk nama kota dan negara.

Nomor pendaftaran merupakan nomor yang diberikan oleh BPOM yang menyatakan persetujuan keamanan pangan produk tersebut. Persetujuan tersebut berdasarkan penilaian keamanan, mutu, gizi, serta label pangan. Nomor pendaftaran terdiri dari 15 digit angka yang berisi kode-kode tertentu.

2. Cek informasi daftar bahan yang digunakan/komposisi

Daftar bahan atau komposisi berisi keterangan tentang seluruh bahan yang digunakan dalam membuat produk pangan, termasuk bahan tambahan pangan ikutan yang meliputi golongan pemanis buatan, pengawet, antioksidan, pewarna, dan penguat rasa.

Konsumen perlu mencermati daftar bahan yang digunakan jika ada bahan yang menimbulkan alergi pribadi atau yang pantang dimakan.

3. Periksa informasi nilai gizi

Survei yang diadakan oleh BPOM beberapa waktu lalu menunjukkan informasi nilai gizi merupakan informasi yang paling kurang diperhatikan oleh konsumen. Padahal, informasi nilai gizi merupakan informasi yang dibutuhkan agar tidak mengonsumsi suatu zat gizi tertentu secara berlebihan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X