Kompas.com - 31/07/2013, 18:48 WIB
Ilustrasi ketiak ShutterstockIlustrasi ketiak
|
EditorAsep Candra


KOMPAS.com -
Memiliki kulit ketiak yang menghitam tentu tidak nyaman, Meski dapat ditutupi dengan pakaian, namun warna yang lebih gelap pada bagian ini tentu akan mengganggu penampilan. Bahkan, kulit ketiak yang menggelap bisa menjadi tanda penyakit tertentu.

Warna kulit yang menggelap dapat diakibatkan oleh beberapa hal, antara lain paparan sinar matahari, bekas luka, dan gangguan kulit lainnya. Sementara pada bagian ketiak, ada beberapa penyebab umum yang mempengaruhi warna kulitnya, antara lain:

- Acanthosis nigricans

American Osteopathic College of Dermatology mengidentifikasi acanthosis nigricans sebagai gangguan yang ditandai dengan tanda kulit yang menggelap di daerah ketiak, leher, dan jari-jari. Pertumbuhan kulit yang tidak normal ini merupakan hasil dari peningkatan kadar insulin dan biasanya mengindikasikan resistensi insulin. Resistensi insulin merupakan risiko utama dari diabetes tipe 2.

- Hiperpigmentasi

Kondisi kulit lainnya yang diidentifikasi oleh American Osteopathic College of Dermatology, hiperpigmentasi juga merupakan penyebab kulit menggelap di sekitar ketiak. Umumnya hiperpigmentasi tidak hanya terjadi di sekitar ketiak, tapi juga di sekitar pangkal paha. Hiperpigmentasi biasanya tidak berbahaya dan dibentuk dari produksi melanin yang berlebihan.

- Iritasi kulit

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Iritasi pada kulit ketiak terjadi akibat gesekan dari tindakan mencukur rambut ketiak dan pakaian yang kasar. Iritasi mengakibatkan bekas hitam karena bekas luka sehabis iritasi mengering.

- Keringat

Menurut Health and Beauty Daily Glow, keringat berlebih merupakan penyebab paling umum warna kulit ketiak yang menggelap, terutama jika keringat mengandung asam urat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber LiveStrong
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
Prolaktinoma

Prolaktinoma

Penyakit
Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.