Kompas.com - 12/08/2013, 11:07 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Gejala parkinson berupa tak mampu mengendalikan gerakan tubuh seringkali menyulitkan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Untuk meringan gejalanya, salah satu yang bisa lakukan yaitu berdansa dengan gerakan-gerakan yang menghentak seperti tango atau Irish jig.

Sebuah studi baru menunjukkan, setelah berdansa dua kali seminggu, penyandang parkinson lebih mampu melakukan aktivitas fisik. Aktivitas-aktivitas tersebut sebelumnya tidak dapat mereka lakukan sejak mereka dinyatakan menyandang parkinson.

Dalam studi asal University of Southampton tersebut, para peneliti melakukan percobaan pada 127.000 orang dengan penyakit parkinson. Para responsen itu mengalami kerusakan progresif sel saraf pada bagian otak yang disebut substansia nigra.  

Kerusakan itu memicu penurunan kadar senyawa kimia otak yaitu dopamin. Dopamin berperan dalam regulasi gerakan dalam tubuh. Kekurangan dopamin menyebabkan getaran yang tidak dapat dikendalikan, kekakuan otot, dan perlambatan gerakan fisik.

Pemicu kerusakan tersebut belum diketahui, tetapi para peneliti percaya hal itu dipengaruhi oleh kombinasi faktor keturunan dan lingkungan.

Belum ada obat yang benar-benar menyembuhkan penyakit parkinson, namun beberapa cara diketahui dapat membantu mengontrol gejalanya. Studi menunjukkan, penyandang parkinson yang ikut serta dalam kelas berdansa dua kali seminggu selama satu tahun mengalami perbaikan gejala yang signifikan.

Studi lainnya menunjukkan, koordinasi gerakan mata para peserta juga membaik saat melakukan gerakan-gerakan dansa. Diketahui, penyandang parkinson sulit melakukan koordinasi gerakan mata. Dan para peneliti percaya, musik dan gerakan dansa dapat membantu otak untuk memperbaiki masalah keseimbangan dan gerakan organ-organ tubuh.

Menurut para peneliti, dansa tango melibatkan gerakan yang berirama dan enerjik sehingga menjadi musuh yang sempurna bagi kekakuan otot.

Pendapat tersebut diperkuat lagi oleh sebuah studi asal University of Limerick. Studi tersebut menemukan penyandang parkinson yang rutin melakukan jenis dansa asal Irlandia, Irish jig, menjadi lebih gesit dan seimbang.

Irish jig dikenal memiliki gerakan-gerakan yang sangat dinamis dan enerjik sehingga memberikan manfaat yang hampir sama dengan berdansa tango.

Pada dasarnya, yang dibutuhkan oleh penyandang parkinson adalah rutin melakukan aktivitas fisik seperti olahraga. Namun para peneliti menemukan, secara umum penyandang parkinson lebih tertarik untuk berdansa daripada berolahraga di gym.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.