Kompas.com - 21/08/2013, 15:32 WIB
Kafein juga punya manfaat kesehatan bagi tubuh. SHUTTERSTOCKKafein juga punya manfaat kesehatan bagi tubuh.
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Minuman berkafein seperti teh atau kopi memiliki banyak manfaat, meskipun jika berlebihan akan memberikan efek sebaliknya. Namun bagi orang yang menderita penyakit perlemakan hati non alkoholik (NAFLD), rutin konsumsi minuman berkafein hingga empat cangkir per hari justru dapat membantu mengurangi lemak di hati.

Setelah menganalisa berbagai kultur sel, para peneliti asal Duke University School of Medicine menemukan, kafein yang berasal dari minuman dapat merangsang perombakan lemak di hati.

Uji pada tikus yang mereka lakukan pun menunjukkan hasil yang serupa. Tikus yang diberi makan makanan tinggi lemak mengalami penurunan risiko perlemakan hati saat diberikan sejumlah minuman berkafein.

Setelah jumlah tersebut dikonversikan untuk manusia, para peneliti merekomendasikan untuk mengonsumsi kafein sejumlah empat cangkir teh atau kopi guna memerangi NAFLD. Penyakit tersebut merupakan komplikasi umum dari obesitas yang sejatinya disebabkan oleh akumulasi lemak di hati. NAFLD terjadi terutama pada orang yang tidak atau sedikit minum alkohol.

Salah satu peneliti studi Dr Paul Yen mengatakan, ini adalah studi pertama yang menjabarkan mekanisme aksi kafein pada lemak di hati. "Hasilnya sangat menarik," ujarnya.

Teh dan kopi, lanjut Yen, selama ini memiliki reputasi yang buruk untuk kesehatan, namun ternyata memiliki efek obat yang baik.

Studi yang dimuat dalam jurnal Hepatology ini dilatarbelakangi hasil studi sebelumnya. Studi tersebut menyebutkan minum empat cangkir kopi atau lebih per hari meningkatkan risiko kematian dini. Padahal minuman berkafein diketahui juga memiliki banyak manfaat kesehatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yen dan timnya pun menyatakan, pengobatan dari minuman berkafein berprinsip pada memanfaatkan aspek positifnya dan mengurangi efek negatifnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber FOXNews
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Nyeri Ulu Hati
Nyeri Ulu Hati
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
Prolaktinoma

Prolaktinoma

Penyakit
Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
Penyakit Graves

Penyakit Graves

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.