Kompas.com - 01/09/2013, 22:12 WIB
Ilustrasi edamame Wikimedia CommonsIlustrasi edamame
|
EditorAsep Candra


KOMPAS.com — Kualitas tidur yang baik berimplikasi besar terhadap kesehatan. Tidur malam yang berkualitas bukan hanya membuat kita lebih bahagia saat terjaga di pagi hari, tetapi juga menjadikan kita lebih berenergi saat beraktivitas selama sehari penuh. 

Sebaliknya, kualitas tidur yang buruk bisa sangat merugikan kesehatan. Sulit tidur atau insomnia adalah salah satu penyebab buruknya kualitas tidur. Namun kabar baiknya, insomnia dapat diperbaiki dengan memperbaiki nutrisi dan asupan makanan.

Dengan meningkatkan konsumsi sayuran, buah-buahan, dan herbal tertentu, kualitas tidur dapat dibantu agar semakin baik. Berikut ini adalah jenis makanan yang disarankan oleh para ahli kesehatan dalam membantu meringankan insomnia dan memperbaiki kualitas tidur agar lebih baik.

1. Cherry

Buah yang satu ini mengandung banyak zat melatonin, yang membantu meringankan insomnia. Di dalam tubuh, hormon melatonin membantu mengatur jam tidur dan siklus energi. Kekurangan melatonin menyebabkan seseorang merasa lelah, dan tidak bisa tidur nyenyak saat malam hari. Cherry bisa dikonsumsi dalam bentuk buah mentah, jus, atau dicampurdalam kue tart.

2. Ubi

Selain banyak mengandung protein kompleks, ubi juga mengandung potassium yang membantu meningkatkan kualitas tidur. Potassium membantu otot lebih rileks dan menginduksi tidur sehat. Patut dicatat, kebanyakan nutrisi terdapat pada kulit ubi sehingga mengonsumsi kulit dan daging ubi akan melengkapkan nutrisi yang diterima tubuh. Konsumsi teratur setiap hari akan meningkatkan kualitas tidur.

3. Pisang

Pisang mengandung banyak unsur alami untuk relaksasi otot berbahan potassium. Pisang juga kaya vitamin B6 yang merupakan penyusun melatonin. Peningkatan melatonin akan perlahan mengobati insomnia.

4. Kale

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Limfoma Burkitt

Limfoma Burkitt

Penyakit
Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok dibanding Wanita?

Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok dibanding Wanita?

Health
Rakitis

Rakitis

Penyakit
Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Health
8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

Health
Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Health
6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

Health
Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Health
Cara Mengatasi Eksim di Penis

Cara Mengatasi Eksim di Penis

Health
Penebalan Dinding Rahim

Penebalan Dinding Rahim

Penyakit
6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

Health
Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Health
Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Penyakit
Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.