Tetap Tenang Hadapi Anak Demam

Kompas.com - 14/09/2013, 18:45 WIB
shutterstock
|
EditorWardah Fazriyati


KOMPAS.com - Orangtua tak perlu panik menghadapi anak demam. Justru orangtua perlu tenang dan memastikan anak tetap dalam kondisi baik. Kondisi demam menandakan sistem imun anak sedang bekerja, menghadapi serangan kuman yang membahayakan.

"Orangtua tidak boleh panik dan harus tetap sigap. Bila tidak ada infeksi yang berbahaya, suhu tubuh anak akan kembali normal," kata dokter anak, dr Frieda Handayani SpA dari RSIA Evasari, di Jakarta, Sabtu (14/9/2013)

Untuk menjaga kondisi anak tetap baik saat demam, berikut beberapa kiat dari dr Frieda:

1. Beri minum yang banyak.
Banyaknya cairan yang masuk mencegah anak mengalami dehidrasi. Air putih tetap menjadi pilihan terbaik.

"Bila perlu orangtua bisa memberi jus buah yang kaya vitamin C. Asupan ini akan menjaga daya tahan tubuh anak tetap baik," katanya.

Tentunya jus yang diberikan tidak perlu ditambah terlalu banyak pemanis. Sedangkan untuk bayi di bawah usia enam bulan, ASI tetap menjadi pilihan terbaik.

2. Gunakan pakaian dan selimut yang nyaman.
Frieda menyarankan orangtua tidak perlu memakaikan pakaian dan selimut tebal pada anak yang demam. Bahan yang terlalu tebal justru menyulitkan pelepasan panas dari tubuh anak.

Selain pakaian, Frida juga menyarankan orangtua memperhatikan suhu kamar anak. Kamar yang terlalu panas atau dingin menyulitkan anak istirahat saat demam.

3. Kompres atau mandi air hangat.
Sapuan air hangat membantu anak tetap nyaman saat demam. Suhu air yang digunakan berkisar 29-32 derajat Celsius. Penggunaan air hangat sekaligus menyesuaikan dengan sistem tubuh anak.

"Dalam otak ada fungsi pengaturan suhu. Penggunaan air hangat akan merangsang penurunan suhu supaya tubuh tetap nyaman," tutur dr Frieda.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X