Kompas.com - 30/01/2014, 14:07 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.
|
EditorWardah Fajri

KOMPAS.com — Memiliki buah hati merupakan impian bagi pasangan asal Inggris Mark dan Suzanne Harper. Namun, butuh perjuangan untuk mewujudkan impian itu. Beruntung, akhirnya Suzanne berhasil melahirkan putrinya, Libby, setelah menjalani terapi kuning telur ayam.

Sebelum mendapatkan terapi tersebut, Suzanne sempat mengalami keguguran berkali-kali. Bahkan, pasangan itu telah menghabiskan uang hingga 50.000 dollar untuk menjalani terapi kesuburan. Namun, upaya mereka belum juga berhasil.

Mark mengisahkan, sebelum perjuangan untuk punya anak dimulai, dia lebih dulu berjuang melawan kanker testis. Kondisi tersebut menyebabkan produksi spermanya terganggu, bahkan dokter mengatakan, Mark sama sekali tidak dapat mengeluarkan sperma saat itu. Beruntung, kondisi Mark terus membaik setelahnya.

Satu tahun kemudian, pasangan itu mulai melakukan terapi kesuburan, yaitu inseminasi buatan untuk membantu pembuahan. Namun, usaha itu gagal, dan pasangan itu pun beralih ke metode in vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung. Tiga kali mencobanya, mereka tetap tidak berhasil.

Belakangan mereka mengetahui bahwa sistem imun Suzanne ternyata memproduksi sel pembunuh yang menyerang embrio. Alhasil, Suzanne pun mengalami berkali-kali keguguran.

Setelah beberapa upaya tersebut belum juga berhasil, dokter dari CARE Fertility Nottingham, tempat pasangan itu mendapatkan terapi, menyarankan sebuah teknik yang cukup langka. Suzanne pun menerima terapi "intralipid", perpaduan dari kuning telur dan minyak kedelai. Secara teori, asam lemak dari perpaduan ini dapat mencegah tubuh memproduksi sel pembunuh sehingga menyukseskan kehamilan.

Beruntung, terapi gabungan antara intralipid dan IVF pun berhasil, dan Suzanne pun melahirkan putrinya 2009 silam. Suzanne tercatat sebagai wanita pertama di Inggris yang berhasil menjalani terapi tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, pasangan ini berniat punya anak lagi. Dengan menggunakan terapi yang sama, Suzanne pun berhasil melahirkan putri keduanya Desember 2013 lalu. "Terima kasih pada kuning telur," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber foxnews
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Glaukoma

Glaukoma

Penyakit
Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Health
Kurap

Kurap

Penyakit
7 Penyebab Air Liur Terasa Pahit dan Cara Mengatasinya

7 Penyebab Air Liur Terasa Pahit dan Cara Mengatasinya

Health
Takikardia

Takikardia

Penyakit
6 Gejala Pengentalan Darah sesuai Lokasinya

6 Gejala Pengentalan Darah sesuai Lokasinya

Health
Halusinasi

Halusinasi

Penyakit
6 Makanan Penyebab Kanker Payudara yang Sebaiknya Dihindari

6 Makanan Penyebab Kanker Payudara yang Sebaiknya Dihindari

Health
Parkinsonisme

Parkinsonisme

Penyakit
6 Ciri-ciri Benjolan Kanker Payudara

6 Ciri-ciri Benjolan Kanker Payudara

Health
Lipoma

Lipoma

Penyakit
Cedera Kepala, Kapan Perlu Waspada?

Cedera Kepala, Kapan Perlu Waspada?

Health
Gigi Kecil (Microdontia)

Gigi Kecil (Microdontia)

Penyakit
Hari Cuci Tangan Sedunia, Ingat 6 Cara Cuci Tangan yang Benar

Hari Cuci Tangan Sedunia, Ingat 6 Cara Cuci Tangan yang Benar

Health
Katarak

Katarak

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.