Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/04/2014, 11:11 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Usaha diet dan olahraga yang dilakukan memang berhasil menurunkan berat badan. Namun, setelah turun beberapa kilogram, angka timbangan seolah mandek dan sulit bergerak turun lagi. Apa penghambatnya?

Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh MyFitnessPal, perusahaan digital kesehatan dengan lebih dari 50 juta pengguna, terungkap lima penyebab berat badan sulit turun.

1. Hobi makanan manis
Sebanyak 54 persen orang yang disurvei mengatakan, hidangan penutup yang manis adalah penghambat terbesar usaha penurunan berat badan. Walau camilan tersebut sering kita anggap sebagai "makanan kecil", ternyata efeknya terhadap penimbunan kalori cukup besar.

2. Tak suka sayuran
Hampir 1 dari 10 responden mengatakan tidak suka sayuran sebagai penyebab kegemukan. Padahal, kita dianjurkan untuk mengonsumsi setidaknya lima porsi sayur dan buah setiap harinya. Sebenarnya, tren mengonsumsi smoothie hijau yang dibuat dari campuran buah dan sayuran bisa menjadi cara menyenangkan untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan serat dan vitamin.

3. Sering makan karbohidrat
Sebagai orang yang sibuk, pola makan yang tak seimbang sepertinya sudah jadi kebiasaan yang dianut oleh kebanyakan orang kota. Hal ini diperburuk dengan pola makan kita yang sebagian besar terdiri dari karbohidrat. Jika tak pandai mengukur, bukan mustahil berat badan Anda semakin tak terkontrol. Mulailah mengganti karbohdirat Anda dengan karbohidrat kompleks seperti tepung atau roti yang tidak dimurnikan (whole wheat).

4. Makan saat emosi
Makan memang menimbulkan perasaan nyaman. Karena itulah, banyak orang memilih makan saat mereka sedang stres atau tertekan. Sadarilah hal ini dan mulailah mengalihkan pemberian hadiah pada diri sendiri dari makan menjadi hal lain yang sama-sama menimbulkan perasaan senang, tetapi tak membuat gemuk.

5. Tidak punya perencanaan
Mengonsumsi makanan jadi atau makanan instan memang lebih praktis, tetapi jika Anda benar-benar ingin lebih langsing buatlah perencanaan pola makan. Sebelum Anda menerapkan ini, sebaiknya Anda memiliki pengetahuan dasar tentang nutrisi untuk membantu Anda menentukan apa yang sebaiknya dihindari dan mana yang sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedikit.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber yahoo news
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+