Kompas.com - 11/09/2014, 11:08 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Bayangkan jika Anda menderita luka parah dan berada di tempat terpencil yang tak lengkap tenaga medisnya. Apa yang harus dilakukan? Para dokter di negara-negara miskin sudah menemukan jawabannya: terapi belatung pengganti antibiotik.

Kenya adalah salah satu negara miskin yang tidak memiliki teknologi medis canggih. Oleh karena keterbatasan biaya, pada dokter menggunakan metode terapi belatung untuk menyembuhkan luka.

Bagi sebagian besar orang awam di Kenya, perawatan medis yang memadai sangat tidak terjangkau. Oleh karenanya teknik pengobatan alternatif dengan menggunakan belatung ini diadopsi oleh sejumlah rumah sakit.

Dr. Christopher Kibiwot, anggota tim peneliti Kenyatta National Hospital, mengatakan bahwa terapi ini sangat efektif. Pasien yang biasanya harus dirawat hingga tiga bulan kini bisa pulang dalam waktu dua atau tiga minggu saja setelah menjalani terapi belatung.

Bagaimana terapi belatung pengganti antibiotik ini dapat menyembuhkan luka? Dr. Kiwibot menjelaskan bahwa pada dasarnya belatung memakan jaringan nekrotik (daging yang sudah mati). Jadi belatung tersebut bersaing dengan bakteri dan membuat para bakteri tidak bisa berkembang. Oleh karenanya pasien tidak membutuhkan antibiotik.

Setelah menuai kesuksesan, kini para peneliti memproduksi belatung dengan mengumpulkan lalat botol hijau. Mereka mengumpulkan lalat ini di Kenya Agricultural Research Institute (KARI). Spesies yang digunakan harus lalat botol hijau karena belatung yang mereka hasilkan hanya memakan jaringan kulit mati.

Phoebe Mukiria, ahli serangga pengawas produksi belatung, mengatakan bahwa para belatung ini akan membersihkan luka dan sama sekali tak merusak jaringan daging yang sehat. Jadi pasien sama sekali tidak akan merasa sakit selama ‘disterilkan’ oleh belatung.

Beranikah Anda mencoba terapi belatung pengganti antibiotik ini?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.