Kompas.com - 24/10/2014, 15:30 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Perdarahan di otak sebenarnya merupakan stroke yang terjadi ketika pembuluh arteri otak bocor atau pecah. Sebagian besar orang yang menderita stroke memang berusia lanjut. Lantas, mengapa Gayatri Wailissa yang baru berusia 17 tahun juga mengalaminya?

Gayatri yang dijuluki "doktor cilik" karena kemampuannya dalam menguasai 13 bahasa asing ini diberitakan mengalami pusing setelah ia berolahraga bersama teman-temannya di Taman Suropati Jakarta. Menurut sang ayah, Deddy Darwis Wailissa, putrinya itu selama ini tidak pernah mengeluhkan sakit kepala atau penyakit serius.

Stroke hemoragik atau perdarahan di otak sebagian besar terjadi karena adanya aneurisma atau menggelembungnya dinding arteri pada bagian dinding arteri sampai seperti balon. Ketika aneurisma ini pecah, maka darah akan mengalir masuk ke otak dan menimbulkan tekanan serta matinya jaringan saraf.

Andreas Harry, dokter spesialis saraf dari RS Gading Pluit Jakarta, menjelaskan, aneurisma biasanya terjadi karena faktor kelainan genetik. "Itu biasanya bawaan sejak lahir," katanya ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (24/10/2014).

Selain aneurisma, stroke hemoragik juga dapat dipicu oleh kelainan pembuluh darah otak yang disebut arterio venous malformation (AVM). Aneurisma atau AVM biasanya tidak memiliki gejala yang khas. Penderitanya mungkin hanya mengeluhkan pusing atau sakit kepala biasa.

Untuk mengetahui ada atau tidaknya gangguan ini, perlu dilakukan pemeriksaan CT-scan, MRI atau magnetic resonance angiography (MRA). Untuk yang lebih murah dapat juga dilakukan pemeriksaan aliran darah atau USG doppler.

"Lewat pemeriksaan ini, bisa diketahui ada atau tidaknya kelainan atau sumbatan," katanya.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kelainan, maka dokter akan melakukan terapi pencegahan agar tidak sampai terjadi pecahnya pembuluh darah di otak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.