Kompas.com - 17/12/2014, 17:15 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Ada sebagian orang yang tidak bisa menikmati cerahnya udara pagi karena hidungnya terasa tersumbat, gatal, pilek, atau bersin-bersin. Biasanya, keluhan pilek tersebut akan hilang saat matahari mulai meninggi. Semua tanda dan gejala ini merupakan ciri khas rinitis alergi.

Orang yang mengidap rinitis alergi biasanya memiliki kepekaan pada satu atau dua alergen (pencetus alergi), misalnya tungau debu rumah, serbuk bunga, atau kotoran kecoa yang bercampur dengan debu.

"Pada orang yang rinitis alerginya sudah kronik, biasanya matanya sampai berair dan gatal," kata dr.Iris Rengganis, Sp.PD, spesialis alergi dan imunologi, dalam acara peluncuran Rumah Inovasi yang diadakan oleh Philips di Jakarta (17/12/14).

Rinitis alergi bisa diderita oleh mereka yang memiliki bakat alergi yang diturunkan oleh orangtuanya. "Jika salah satu orangtua menderita alergi, maka risiko anak untuk alergi mencapai 30 persen, kalau keduanya punya alergi maka risiko anak memiliki alergi lebih dari 50 persen," ujarnya.

Serangan rinitis alergi di pagi hari bisa berlangsung 15-20 menit. Pada orang yang hidup di negara empat musim, biasanya serangan alergi ini terjadi di musim semi saat bunga-bunga baru bermekaran. Alerginya disebut juga dengan hay fever. Sementara di negara tropis, rinitis alergi bisa terjadi sepanjang tahun.

Sayangnya menurut Iris belum ada obat yang bisa menyembuhkan rinitis alergi. Obat-obatan antialergi hanya bertujuan untuk meringankan gejala. "Yang utama adalah mencegah adanya alergen, dalam hal ini debu rumah," katanya.

Oleh karena itu kebersihan rumah harus benar-benar terjaga. "Tungau debu rumah hidup di sudut-sudut rumah atau material penyimpan debu seperti karpet atau sofa. Jika punya alergi, hindari memakai karpet di rumah. Seprai juga harus rutin diganti dan kasur serta sofa di-vacuum," paparnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menambahkan, penelitian menunjukkan menyedot debu di sofa atau kasur secara teratur bisa mengurangi paparan debu rumah yang memicu alergi. "Zaman dulu kita menjemur kasur atau bantal, tapi sebenarnya itu tidak terlalu efektif. Yang dianjurkan adalah menyedot debu dengan vacuum cleaner yang kuat," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Impotensi
Impotensi
PENYAKIT
Penis Gatal
Penis Gatal
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Health
Impotensi

Impotensi

Penyakit
5 Obat Prostat dan Fungsinya

5 Obat Prostat dan Fungsinya

Health
Meningitis

Meningitis

Penyakit
6 Gejala Serangan Jantung Saat Tidur yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Serangan Jantung Saat Tidur yang Perlu Diwaspadai

Health
Acrophobia

Acrophobia

Penyakit
Bisa Sebabkan Masalah Jantung, Kenali 7 Risiko Binge Watching

Bisa Sebabkan Masalah Jantung, Kenali 7 Risiko Binge Watching

Health
Kondrosarkoma

Kondrosarkoma

Penyakit
6 Jenis Kanker yang Bisa Memiliki Gejala Sakit Pinggang

6 Jenis Kanker yang Bisa Memiliki Gejala Sakit Pinggang

Health
Rinitis Alergi

Rinitis Alergi

Penyakit
4 Penyakit Hati yang Harus Diwaspadai

4 Penyakit Hati yang Harus Diwaspadai

Health
Palpitasi Jantung

Palpitasi Jantung

Penyakit
Waspadai, Sering Stres Biisa Turunkan Daya Ingat

Waspadai, Sering Stres Biisa Turunkan Daya Ingat

Health
Rahim Ganda

Rahim Ganda

Penyakit
10 Tanda Depresi yang Sering Kali Tidak Disadari

10 Tanda Depresi yang Sering Kali Tidak Disadari

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.