Kompas.com - 12/01/2015, 11:50 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Sudah banyak kisah-kisah yang menggambarkan bagaimana seekora hewan peliharaan mampu meningkatkan kualitas hidup tuannya yang menderita penyakit kronis. Tak kalah hebatnya, seorang gadis penderita epilepsi mengalami banyak kemajuan sejak ia memelihara seekor anjing.

Kye Goering (7) memiliki penyakit epilepsi langka yang disebut sindrom Dravet, yang menyebabkannya mengalami kejang parah, keterlambatan kemampuan bicara, perkembangan dan gangguan perilaku.

Oleh orangtuanya ia diberikan anjing Golden retriver yang diberi nama London. Anjing yang sudah terlatih merawat orang sakit ini dengan cepat menjadi akrab dengan Kye. Dalam beberapa bulan saja keduanya sudah tak terpisahkan.

"Kye memiliki rasa kebebasan yang sangat besar dengan memiliki London. Ia memiliki tali pengikat yang pada dasarnya merupakan tali yang biasa digunakan untuk membawa London jalan-jalan. Kami memberikannya agar Kye mampu untuk berjalan sendiri. Dia tidak harus memegang tangan orang dewasa sepanjang waktu, "kata Bran Goering, ayah Kye.

London sendiri sudah dilatih untuk menggonggong hanya saat Kye mengalami kejang. "London mampu mendeteksi reaksi kimia yang terjadi dalam tubuh Kye, "kata Brad.
    
Kye mengalami kejang pertama ketika dia baru berusia lima bulan, dan kejangnya itu berlangsung selama 35 menit.
    
Butuh waktu sekitar 17 bulan untuk mendapatkan hasil diagnosisnya, dan Kye diberikan dua obat anti-kejang yang harus ia minum setiap seharinya.

Sebelum London dibawa ke dalam kehidupan Kye, orang tua Kye harus mengawasi Kye melalui kamera video sepanjang malam. Hal ini dikarenakan Kye selalu kejang setiap hari pada malam hari. Dengan London tidur di tempat tidurnya, anjing tersebut memberikan rasa damai dan aman bagi orang tua Kye.

Memelihara anjing juga membantu Kye untuk mau membuka dirinya dengan teman-teman sekelasnya dan teman-teman sebayanya. (Monica Erisanti)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber foxnews
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.