Kenali Si Lemak Baik Omega 3 dan 6

Kompas.com - 13/02/2015, 09:20 WIB
Sebaiknya pisahkan alas dan alat memotong bahan pangan mentah. ShutterstockSebaiknya pisahkan alas dan alat memotong bahan pangan mentah.
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Lemak secara umum dikenal ‘jahat’ bagi tubuh. Namun, tak semua lemak bersifat jahat karena memiliki jenis dan manfaat yang beragam.  Berbeda dengan lemak jahat yang bisa menambah kadar lemak dalam darah, lemak baik justru diperlukan tubuh.

Jenis lemak jahat yang sering kita temui antara lain lemak trans dan asam lemak jenuh. Lemak ini didapatkan antara lain dari makanan yang digoreng, kue-kue, biskuit, dan masih banyak lagi.

Sementara itu, lemak baik terdiri dari asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) dan asam lemak tak jenuh ganda (PUFA). Asam lemak tak jenuh ganda ini amat diperlukan oleh tubuh, karena adanya kandungan asam lemak esensial omega 3 dan omega 6.

“Omega 3 dan omega 6 merupakan asam lemak esensial yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak,” terang ahli gizi kesehatan masyarakat dari Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Ratna Djuwita, dalam acara peluncuran produk margarin di Jakarta (12/02/2015).

Menurut Ratna, asam lemak tersebut penting bagi pembentukan sel membran yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan sel dalam tubuh. Dalam pembentukan hormon dan sistem saraf pun diperlukan. Tak hanya itu, asam lemak esensial disebut penting dalam menurunkan risiko penyakit jantung sejak usia dini.

Omega 3 dan omega 6 tidak hanya dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak tapi juga membentu regenerasi sel pada orang dewasa.

Profesor pencegahan penyakit kardiovaskular dari Departemen Nutrisi Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard Amerika Serikat, Frank Sacks menjelaskan manfaat dari omega 3 dan omega 6.

“Studi baru telah mengidentifikasi potensi manfaat omega 3 dalam berbagai kondisi, seperti kanker, penyakit radang usus, dan penyakit autoimun lainnya seperti lupus dan rheumatoid arthritis,” terangnya dalam laman "Ask the Expert: Omega-3 Fatty Acids".

Sementara itu, omega 6 mampu menurunkan kadar asam lemak kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan mengurangi inflamasi, sehingga memberi perlindungan dari penyakit jantung. Akan tetapi, asupan asam lemak omega 3 dan omega 6 harus seimbang, karena keduanya memiliki fungsi yang saling berkaitan.

Karena omega 3 dan omega 6 merupakan asam lemak esensial, keduanya tidak bisa dihasilkan dari tubuh. Asam lemak tersebut hanya bisa didapat dari makanan. Omega 3 terkandung dalam makanan seperti ikan salmon, ikan tuna, minyak ikan, edamame, minyak biji fax, dan kacang walnut. Sedangkan omega 6 dapat diperoleh dari kacang kedelai, minyak nabati, minyak bunga matahari, minyak jagung, kacang tanah, telur ayam, dan daging merah.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X