Kompas.com - 26/02/2015, 16:00 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Kebiasaan mencuci piring sendiri sepertinya harus terus dilakukan. Selain membuat Anda tetap aktif, mencuci piring dengan tangan akan menurunkan risiko alergi pada si buah hati.

Sebelumnya, penelitian telah menghubungkan antara anak-anak yang tinggal di peternakan dengan rendahnya kejadian alergi. Dalam penelitian terbaru yang dilakukan di Swedia, para periset menjumpai hal lain. Mereka menemukan bahwa orangtua yang mencuci piringnya sendiri, bukan dengan mesin pencuci piring, risiko alergi pada anak-anaknya berkurang. 

Hasil tersebut diperoleh setelah Dr Bill Hesselmar dari University of Gothenburg dan koleganya menganalisis data survei tahun 2007 dari 1.029 orangtua anak berusia 7 dan 8 tahun di Swedia. Mayoritas besar, yaitu sebesar 84 persen orangtua, menggunakan mesin pencuci piring. Hanya 12 persen yang mencuci piring dengan tangan. 

 
Pada orangtua yang menggunakan mesin pencuci piring, 38 persen anak dari mereka mengalami eksim. Sementara itu, orangtua yang mencuci piring dengan tangan, hanya sekitar 23 persen dari anak mereka yang mengalami eksim. Secara keseluruhan, mencuci piring dengan tangan menurunkan risiko alergi hingga 43 persen. 
 
Menurut para peneliti, yang hasil studinya dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics, kondisi ini disebabkan bakteri yang tertinggal pada piring akan melatih tubuh menoleransi lingkungan. 

"Kami berupaya untuk menemukan sumber paparan mikroba yang tidak berbahaya dalam kehidupan sehari-hari yang cukup baik untuk mengurangi alergi pada anak-anak yang tidak terpapar flora kaya mikroba seperti yang dialami anak-anak yang tinggal di peternakan," terang Bill.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.