Kompas.com - 14/06/2015, 19:05 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
EditorBestari Kumala Dewi


KOMPAS.com
- Puasa Ramadhan tahun ini berlangsung saat musim kemarau. Cuaca yang panas dan lembab akan membuat tubuh mudah dehidrasi. Namun, hal itu bukan penghalang untuk berpuasa karena bisa disiasati.

"Saat berpuasa, tubuh menyesuaikan dengan kondisi kurangnya asupan cairan sepanjang hari," kata dosen Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Saptawati Bardosono, Jumat (12/6), di Jakarta. Penyesuaian tubuh dilakukan dengan menahan keluarnya cairan dalam bentuk urine.

Untuk menahan keluarnya cairan dalam bentuk keringat atau penguapan di kulit, orang yang berpuasa perlu melindungi diri dari udara panas dan lembab dengan mengurangi aktivitas di luar ruang.


"Jika terpaksa beraktivitas di luar ruang, wudu atau membasuh muka bisa menjaga kulit tetap lembab," kata dosen Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor, Budi Setiawan.


Agar tubuh terhidrasi selama berpuasa, kecukupan cairan harus dijaga. Konsumsi air 8 gelas atau 2 liter per hari bisa dilakukan saat malam yang dibagi sejak maghrib hingga subuh atau 2 gelas saat berbuka, 4 gelas saat makan malam hingga tidur malam, dan 2 gelas saat sahur.


Konsumsi air berlebih di satu waktu sekaligus tak dianjurkan karena kapasitas lambung menampung cairan terbatas. Usus hanya bisa menyerap cairan bertahap. "Konsumsi air berlebih tak memberi ruang bagi makanan dan udara di lambung," ujarnya.


Meski tetap harus cukup mengonsumsi air, konsumsi minuman manis tak bisa dilakukan sepanjang malam. Menurut Saptawati, minuman manis diperlukan saat berbuka puasa untuk meningkatkan kadar gula darah yang rendah selama berpuasa lebih dari 12 jam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Setelah berbuka puasa, kadar gula darah dianjurkan tak cepat dinaikkan lewat konsumsi minuman manis. Kadar gula yang naik cepat juga akan turun cepat sehingga tubuh terus merasa lapar dan butuh asupan baru demi meningkatkan kadar gula.


"Konsumsi air tak manis dan makanan yang bisa meningkatkan kadar gula darah secara perlahan setelah berbuka puasa dianjurkan agar kadar gula darah bertahan lama," kata Saptawati.


Budi menambahkan, konsumsi minuman manis saat sahur akan mempercepat munculnya rasa lapar. Untuk mempertahankan rasa kenyang lebih lama, konsumsi makanan mengandung karbohidrat kompleks dan sedikit lemak saat sahur dianjurkan.


Sementara itu, bagi warga Indonesia yang akan umrah selama Ramadhan, suhu udara di Arab Saudi yang bisa mencapai 48-50 derajat celsius dengan kelembaban hanya 20-50 persen perlu diwaspadai. Cuaca ekstrem itu akan membuat kulit cepat kering dan sulit berkeringat.


Untuk itu, selain pemakaian pelembab kulit khusus atau kerap membasuh muka, konsumsi air dan makanan bergizi cukup saat malam perlu dijaga. Aktivitas fisik luar ruang saat siang sebaiknya dibatasi atau dipindahkan malam hari. (MZW)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Achondroplasia
Achondroplasia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Penyakit
17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Hati

Abses Hati

Penyakit
11 Penyebab Kekurangan Kalium

11 Penyebab Kekurangan Kalium

Health
Presbiopia

Presbiopia

Penyakit
3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

Health
Stenosis Mitral

Stenosis Mitral

Penyakit
Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Health
Narsistik

Narsistik

Penyakit
4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Paronikia

Paronikia

Penyakit
Bahaya Memakai Masker Kotor

Bahaya Memakai Masker Kotor

Health
Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

Health
5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.