Kompas.com - 22/06/2015, 08:50 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Data penilitian Parkway Cancer Center menyatakan, bahwa kanker telah menjadi penyebab utama kematian manusia dengan presentase paling besar, yaitu sebesar 30% dibanding penyakit lainnya. Namun, pada dasarnya kanker dapat disembuhkan apabila diketahui lebih cepat dan dengan penanganan yang tepat.

Salah satu kanker yang paling sering terjadi adalah kanker kolorektal atau kanker usus besar. Bukan hanya di Negara barat, tapi juga banyak menyerang Indonesia dan Singapura. Angka meningkat 15%-33% pada kanker kolorektal. Kanker kolorektal disebabkan oleh berbagai faktor,  diantaranya genetic, obesitas, gaya hidup tak sehat seperti konsumsi makanan berpengawet, jarang mengonsumsi serat, dan merokok.

Sebenarnya, siapapun berisiko terkena kanker kolorektal. Namun, risiko kanker usus besar atau kolorektal meningkat pesat pada usia 50-55 tahun. Risiko menjadi dua kali lipat pada tiap dekade hingga puncaknya pada usia 75 tahun. Namun, bukan berarti kanker kolorektal tak bisa terjadi pada usia yang lebih muda.

Kabar baiknya, kanker kolorektal bisa disembuhkan jika dideteksi sejak awal. Memang pada stadium awal, kanker umumnya sulit dikenali, karena tidak menunjukkan gejala apapun. Namun, jika Anda sering mengalami berbagai gangguan pencernaan dan beberapa gejala kanker sus besar, ada baiknya segera menemui dokter untuk melakukan pemeriksaan lengkap. Berikut beberapa gejala umum kanker kolorektal atau kanker usus besar:

- Perubahan kebiasaan buang air besar

- Anemia tanpa sebab yang jelas

- Perut selalu terasa tidak enak

- Adanya perdarahan saat buang air besar

“Jika dokter mendiagnosa adanya kanker usus besar, jangan panik. Kanker usus besar bukan diagnosa mematikan. Dengarkan pendapat dan saran dokter Anda, kemudian temui spesialis bedah usus,” ujar dr. Teoh Tiong Ann, Colorectal Surgeon & General Surgeon Mount Elizabeth saat ditemui beberapa waktu lalu di Jakarta.

Menurut dr. Teoh, pengobatan kanker kolorektal bisa dilakukan dengan operasi, kemoterapi dan radioterapi. Kesempatan untuk sembuh akan semakin besar, jika kanker terdeteksi semakin dini. Cara terbaik untuk mencegah kanker kolorektal adalah dengan melakukan screening colonoscopy ketika menginjak usia 50 tahun. Pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan setiap lima tahun sekali. Sedangkan, bagi yang berisiko tinggi bisa melakukannya mulai usia 40 tahun. Mereka yang berisiko tinggi adalah jika ada anggota keluarganya penderita kanker kolorektal atau kanker lain, seperti kanker payudara atau kanker ovarium.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Health
Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Health
Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health
Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Health
11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

Health
Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health
Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Health
5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.