Kompas.com - 30/06/2015, 19:09 WIB
EditorBestari Kumala Dewi


KOMPAS.com
- Kasus keracunan belimbing pertama kali terjadi di Malaysia tahun 1980, di mana ditemukan efek depresi pada sistem saraf pusat. Belimbing atau buah berbentuk bintang ini banyak ditemukan di Asia Tenggara dan Amerika Selatan yang bisa dimakan langsung ataupun dibuat salad.

Buah berbentuk unik ini minim risiko jika dikonsumsi dalam keadaan sehat dan dalam jumlah normal. Namun, terjadi gagal ginjal akut pernah dilaporkan oleh orang-orang yang mengalami sakit ginjal.  Pada tahun 2006, kasus yang dilaporkan dipublikasikan dalam Journal of Nephrology, seorang pasien dengan penyakit ginjal kronis, tubuhnya mengalami reaksi buruk  setelah makan belimbing, menyebabkan penurunan fungsi ginjal dan kerusakan ginjal permanen.

Kasus serupa juga dilaporkan di Hong Kong Medical Journal pada tahun 2009, seorang wanita berusia 76 tahun dengan penyakit ginjal kronis dirawat di Rumah Sakit dalam keadaan jantung berdetak cepat setelah makan dua buah belimbing.

Dari kasus-kasus tersebut, disimpulkan bahwa buah belimbing tak boleh dikonsumsi dalam jumlah banyak, terutama oleh mereka yang memiliki riwayat sakit ginjal. Karena bisa menyebabkan keracunan. Apalagi jika dikonsumsi dalam kondisi perut kosong. Gejala umum keracunan belimbing diantaranya cegukan, muntah, lemas, insomnia, kejang-kejang hingga hipotensi.

Keracunan buah belimbing disebabkan karena kandungan asam oksalat yang tinggi. Pada orang sakit ginjal, asam oksalat akan terakumulasi alias tidak terbuang bersama air kencing. Sehingga, konsentrasinya makin tinggi dan menyebabkan keracunan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Gagal Ginjal
Gagal Ginjal
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.