Kompas.com - 15/07/2015, 10:00 WIB


KOMPAS.com
-Awal Juli lalu, sebuah analisa ilmiah yang dimuat dalam jurnal Lancet Psychiatry mengungkapkan, bahwa perokok berisiko tiga kali lebih tinggi terkena psikosis (gangguan mental hilang kontak dengan realitas seperti skizoprenia dan gangguan bipolar) jika dibandingkan dengan bukan perokok. Analisa ini didapat setelah para ilmuwan dari King's College London meneliti 61 observasi yang melibatkan 15.000 perokok dan 273.000 bukan perokok.

Hasil analisa menunjukkan bahwa 57% orang yang mengalami episode pertama psikosis adalah perokok. Gangguan psikotik   juga ditemukan berkembang sekitar satu tahun sebelum gejala benar-benar terlihat pada mereka yang merokok setiap hari (perokok berat). Ini ibarat penyakit fisik dengan masa inkubasi kuman satu tahun sebelum penyakitnya benar-benar muncul.

Studi ini melengkapi temuan sebelumnya oleh Washington University School of Medicine di St Louis, yang menemukan, bahwa orang dengan penyakit mental berat seperti skizofrenia atau gangguan bipolar memiliki risiko lebih tinggi untuk menyalahgunakan zat yang membahayakan kesehatan seperti rokok, alkohol, dan ganja.  Pasalnya, benda-benda tersebut oleh para pengidapnya  dianggap dapat melawan rasa tidak enak akibat efek samping obat dan rasa gelisah yang memang biasa timbul pada penderita gangguan kejiwaan.

Mengenai analisa yang menyebutkan bahwa rokok dapat meningkatkan risiko gangguan mental, Robin Murray, profesor di Institute of Psychiatry, Psychology & Neuroscience King's College London mengatakan,"Rokok dan psikosis ibarat lingkaran setan. Merokok dapat memicu kondisi gangguan psikotik, pengidap gangguan psikotik cenderung jadi perokok.


Masih diperlukan studi jangka panjang untuk menyelidiki hubungan langsung antara merokok setiap hari, merokok sporadis, ketergantungan nikotin dan pengembangan risiko gangguan psikotik. Namun, sinyal bahwa kebiasaan merokok ternyata lebih berbahaya dari yang kita ketahui selama ini seharusnya menjadi pendorong bagi  pemerintah dan segenap anggota masyarakat untuk terus mengampanyekan gaya hidup sehat yang jauh dari rokok." (Lily Turangan)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Herpes Genital

Herpes Genital

Penyakit
Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

Health
Sindrom Kompartemen

Sindrom Kompartemen

Penyakit
Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Health
Cacat Intelektual

Cacat Intelektual

Penyakit
6 Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Penyakit Jantung

6 Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Penyakit Jantung

Health
Hepatitis A

Hepatitis A

Penyakit
11 Tanda Gagal Jantung dan Penyebabnya

11 Tanda Gagal Jantung dan Penyebabnya

Health
Penyakit Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit
9 Jenis Gagal Jantung yang Harus Diketahui

9 Jenis Gagal Jantung yang Harus Diketahui

Health
Intoleransi Gluten

Intoleransi Gluten

Penyakit
6 Penyebab Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nyeri Tumit

Nyeri Tumit

Penyakit
6 Manfaat Tidur Terlentang yang Jarang Diketahui

6 Manfaat Tidur Terlentang yang Jarang Diketahui

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.