Kompas.com - 21/07/2015, 11:00 WIB
ilustrasi shutterstockilustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Berenang adalah kegiatan pengisi waktu liburan favorit banyak orang, terutama anak dan remaja. Berenang juga termasuk olahraga yang bisa memaksimalkan seluruh fungsi tubuh. Meski demikian, sebaiknya Anda tidak berenang dalam kondisi perut penuh setelah makan.

Nasihat lama menyebut sebaiknya tunggu 30 menit setelah makan sebelum menceburkan diri ke kolam. Dikhawatirkan, berenang dengan kondisi perut yang penuh bisa memicu kram sehingga risiko tenggelam lebih besar.

Perut yang penuh disebutkan dapat membuat aliran darah ke organ pencernaan meningkat, sehingga otot-otot menjadi kekurangan dan terjadilah kram.

Walau teori tersebut dibantah para ahli, namun menurut penelitian tahun 2011 yang dimuat dalam jurnal Medicine, Science and the Law menyebutkan, berenang dengan perut kenyang memang berbahaya.

Peneliti dari Tokyo Women's Medical University meneliti data dari 536 otopsi antara April tahun 2000 dan Desember tahun 2007. Mereka membagi hasil otopsi dalam dua kategori: mereka yang makanan padatnya terlihat di lambung (menandakan seseorang baru saja makan) dan mereka yang tanpa makanan padat.

Dari 34 jenazah yang menunjukkan baru saja makan, sekitar 79 persennya meninggal karena tenggelam. Bukan hanya itu, hampir 80 persen kasus tenggelam diketahui ada makanan padat di lambungnya.

Hasil penelitian itu juga menyebutkan, perut yang penuh dikombinasikan dengan berenang, bisa menyebabkan kepala terasa ringan, pusing, sesak napas, sehingga seseorang kehilangan kesadarannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


 Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Asites
Asites
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Skizoafektif

Skizoafektif

Penyakit
7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

Health
Trakhoma

Trakhoma

Penyakit
6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Otak

Abses Otak

Penyakit
10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Hemangioma

Hemangioma

Penyakit
2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Fibrosa

Displasia Fibrosa

Penyakit
10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

Health
13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

Health
16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

Health
Klamidia

Klamidia

Penyakit
5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.