Kompas.com - 05/11/2015, 16:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Dewasa, mapan, dan masih melajang, biasanya lebih suka hidup sendiri karena ingin mandiri dan lepas dari orangtua. Meski begitu, orang yang melajang biasanya memiliki pola makan buruk.

Pola makan yang buruk itu disebabkan karena tidak memiliki keahlian memasak, tidak ada teman untuk menemani belanja, harga bahan pangan yang mahal dibandingkan membeli jadi, serta tak ada motivasi untuk memasak.

Penelitian terbaru dari Queensland University of Techonology menemukan ada kaitan antara hidup sendiri dengan pola makan yang buruk. Kesimpulan itu dihasilkan dari penelusuran 41 penelitian sebelumnya.

Orang yang melajang cenderung lebih sedikit mengonsumsi ikan, buah, dan sayuran. Para pria lajang cenderung lebih buruk pola makannya dibanding wanita.

"Ini berkaitan dengan  budaya dan kurang motivasi untuk menyiapkan makanan sendiri sehingga lebih menyukai makanan cepat saji yang kurang nutrisi," kata Dr. Katherine Hanna yang melakukan penelitian ini.

Ia menambahkan, kemampuan memasak, meski sederhana, bisa membantu seseorang menyiapkan kebutuhan makannya sendiri.

"Misalnya seseorang yang bercerai, yang sebelumnya mengandalkan pasangannya untuk membuatkan makanan dan kini ia tidak mendapatkan asupan makanan yang sehat"
Faktor ekonomi juga menjelaskan rendahnya konsumsi buah, sayur, dan ikan karena memerlukan biaya yang lebih," ujarnya. (Muthia Zulfa)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X