Kompas.com - 18/01/2016, 17:57 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Sarapan sering kali dilewatkan banyak orang ketika terburu-buru untuk melakukan aktivitas, seperti berangkat kerja atau pergi ke sekolah. Padahal, melewatkan sarapan di pagi hari bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Sebuah penelitian terbaru kembali mengingatkan pentingnya sarapan bagi kesehatan. Penelitian kali ini menemukan, jarang sarapan atau makan pagi dapat meningkatkan penyakit stroke.

Penelitian melibatkan 82.772 pria dan wanita Jepang berusia 45-74 tahun yang tidak memiliki riwayat sakit jantung maupun kanker. Peneliti telah mengamati mereka sejak tahun 1995 hingga 2010.

Selama 15 tahun terdapat 3.772 orang yang tekena stroke, sebanyak 1.051 diantaranya akibat pendarahan otak dan 870 kasus penyakit jantung koroner. Peneliti kemudian menanyakan kebiasaan responden untuk sarapan setiap hari.

Hasil analisis yang dilakukan peneliti menunjukkan, mereka yang tidak pernah sarapan memiliki risiko tinggi terkena sroke dan jantung dibanding mereka yang selalu sarapan. Risiko tinggi untuk sroke akibat pendarahan otak.

Peneliti menjelaskan, faktor risiko utama terjadinya pendarahan di otak, yaitu karena tekanan darah tinggi atau hipertensi. Terutama tekanan darah tinggi yang terjadi pada pagi hari.

Menurut peneliti, mereka yang sering melewatkan sarapan akan lebih berisiko mengalami tekanan darah tinggi dibanding yang rutin sarapan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penelitian sebelumnya juga menunjukkan, stroke akibat pendarahan otak juga lebih sering terjadi pada pagi hari. Peneliti pun menyimpulkan, sarapan setiap pagi dapat membantu mencegah penyakit stroke, terutama stroke akibat pendarahan otak.

Meski demikian, tidak sarapan bukan satu-satunya faktor yang menyebabkan peningkatan penyakit stroke. Menurut peneliti, faktor gaya hidup tidak sehat mendorong peningkatan terjadinya penyakit. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber WEBMD
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Gangguan Makan
Gangguan Makan
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

Health
Trakhoma

Trakhoma

Penyakit
6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Otak

Abses Otak

Penyakit
10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Hemangioma

Hemangioma

Penyakit
2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Fibrosa

Displasia Fibrosa

Penyakit
10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

Health
13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

Health
16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

Health
Klamidia

Klamidia

Penyakit
5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

Health
Kram Mesntruasi

Kram Mesntruasi

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.