Kompas.com - 28/02/2016, 16:11 WIB
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Pil tidur dan pengobatan gangguan tidur menjadi popular belakangan ini. Banyak penderita insomnia yang mulai jengah dengan gangguan yang tak kunjung berhenti. Tapi tahukah kita, bahwa pengobatan itu tidak akan berhasil tanpa kerja sama dari diri sendiri?

Kita mungkin menerima perawatan fisik agar bisa tidur di malam hari. Sesungguhnya itu tidaklah cukup untuk menangani gangguan tidur. Perawatan tanpa merilekskan diri tidaklah berguna sama sekali.

Penyembuhan gangguan tidur kita sering terhalang karena kita tidak memberi waktu untuk menghirup udara segar di pagi hari, terlalu sibuk bekerja, dan tidak memiliki waktu untuk diri sendiri. Tanpa beristirahat dari kepenatan, kita akan berteman dengan insomnia seumur hidup.

Kita juga perlu berdamai dengan diri sendiri dan permasalahan yang sedang terjadi. Masalah tidak akan terselesaikan hanya dengan terus memikirkannya. Kesehatan mental kita adalah hal yang juga perlu dijaga. Suasana jiwa yang tidak sehat tidak akan pernah memperbaiki kualitas tidur kita.

Kalau kita jadi sering tidak tidur karena chatting, browsing,dan streaming hingga larut malam. Lama-lama hal ini akan jadi kebiasaan yang membuat kita tidak pernah merasakan lagi yang namanya tidur nyenyak.

Kalau hal ini terus terjadi, inilah saatnya memboikot gadget kita. Cahaya dari gadget juga menurunkan kualitas produksi hormon melatonin.

Sadarilah jam tubuh kita. Sebenarnya 24 jam dalam sehari adalah waktu yang sangat cukup untuk menyeimbangkan pekerjaan dan kesenangan.

Sebaiknya jangan mengurangi dan melebihkan apa yang seharusnya dilakukan. Jika waktunya tidur, tidurlah. Jika waktunya bekerja, bekerjalah. Disiplin adalah kunci utama kualitas tidur yang prima.

Sederhana bukan? Coba lebih perhatikan hal-hal yang sering diabaikan ini. Pengobatan insomnia tidak serumit yang kita kira. Kita hanya memerlukan sedikit perhatian untuk mengubah kehidupan fisik, mental, sosial, dan spiritual. Selamat tinggal, insomnia!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Penyebab Penyakit Bronkitis, Bisa dari Infeksi Kuman sampai Rokok

5 Penyebab Penyakit Bronkitis, Bisa dari Infeksi Kuman sampai Rokok

Health
4 Penyakit yang Bisa Bikin Libido Rendah

4 Penyakit yang Bisa Bikin Libido Rendah

Health
Punya Gizi yang Tinggi, Amankah Makan Telur Setiap Hari?

Punya Gizi yang Tinggi, Amankah Makan Telur Setiap Hari?

Health
Dinilai Picu Kolesterol, Ini 4 Keunggulan Jeroan

Dinilai Picu Kolesterol, Ini 4 Keunggulan Jeroan

Health
6 Cara Alami Mengatasi Ambeien

6 Cara Alami Mengatasi Ambeien

Health
5 Cara Mengobati Tipes pada Anak, Orangtua Perlu Tahu

5 Cara Mengobati Tipes pada Anak, Orangtua Perlu Tahu

Health
4 Jenis Makanan untuk Turunkan Risiko Kanker Payudara

4 Jenis Makanan untuk Turunkan Risiko Kanker Payudara

Health
4 Media Penularan Kurap yang Perlu Diwaspadai

4 Media Penularan Kurap yang Perlu Diwaspadai

Health
Cara Mengatasi Infeksi Gigi Bungsu

Cara Mengatasi Infeksi Gigi Bungsu

Health
8 Kebiasaan yang Menyebabkan Kolesterol Tinggi

8 Kebiasaan yang Menyebabkan Kolesterol Tinggi

Health
Dapatkah Tertular HIV karena Seks Oral?

Dapatkah Tertular HIV karena Seks Oral?

Health
Penyebab dan Cara Merawat Ruam Popok pada Bayi

Penyebab dan Cara Merawat Ruam Popok pada Bayi

Health
Apa Itu Kolesterol?

Apa Itu Kolesterol?

Health
5 Cara Alami Mengatasi Batu Empedu

5 Cara Alami Mengatasi Batu Empedu

Health
Depresi pada Anak: Penyebab hingga Cara Pencegahannya

Depresi pada Anak: Penyebab hingga Cara Pencegahannya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.