Kompas.com - 28/03/2016, 09:00 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Cukup tidur memang salah satu kunci menjaga kesehatan jiwa dan raga. Walau begitu, jangan biasakan tidur siang terlalu lama karena berakibat buruk bagi jantung.

Para peneliti menemukan, tidur siang yang panjang dan rasa mengantuk berlebihan pada siang hari terkait dengan peningkatan risiko kumpulan masalah yang disebut dengan sindrom metabolik.

Sindrom metabolik ditandai dengan kombinasi dari tekanan darah yang tinggi, kadar kolesterol tinggi, kadar gula darah tinggi, serta lemak berlebihan di sekitar pinggang.

Orang yang memiliki gangguan sindrom metabolik sangat rentan mengalami penyakit jantung dan juga diabetes.

Dalam sebuah analisis dari hasil 21 penelitian yang melibatkan 307.000 orang, diketahui bahwa mereka yang tidur siang kurang dari 40 menit tidak mengalami peningkatan risiko sindrom metabolik.

Sebaliknya, mereka yang tidur siang lebih dari 40 menit, bahkan sekitar 90 menit, risikonya mengalami sindrom metabolik naik sampai 50 persen.

Waktu tidur siang yang panjang kemungkinan besar dipicu oleh rasa kantuk berlebihan pada siang hari ataupun kelelahan.

Hasil penelitian yang akan dipresentasikan dalam pertemuan American College of Cardiology ini memang hanya menemukan kaitan antara durasi tidur siang dan sindrom metabolik, bukan hubungan sebab akibat.

"Tidur sangat penting dalam gaya hidup sehat. Tidur siang yang singkat akan bermanfaat positif bagi kesehatan," kata Dr Tomohide Yamada, ahli diabetes dari Universitas Tokyo yang melakukan penelitian ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber WEBMD
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Health
Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

Health
Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

Health
Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Health
Vaginosis Bakterialis

Vaginosis Bakterialis

Penyakit
5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

Health
Polisitemia Vera

Polisitemia Vera

Penyakit
Merasa Sakit di Bawah Payudara Kiri? Kenali Penyebabnya

Merasa Sakit di Bawah Payudara Kiri? Kenali Penyebabnya

Health
Oligomenore

Oligomenore

Penyakit
Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Health
Tromboflebitis

Tromboflebitis

Penyakit
Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Health
Bayi Berat Lahir Rendah

Bayi Berat Lahir Rendah

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.