Kompas.com - 19/04/2016, 18:15 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Menurut American Cancer Society, melanoma adalah jenis kanker kulit yang paling berbahaya dan penyebab utama kematian akibat penyakit kulit.

 

Diperkirakan akan ada lebih dari 76.000 orang yang didiagnosis dengan melanoma pada tahun 2016, dan 10.000 di antaranya berisiko tinggi meninggal dunia. Penyakit ini lebih 20 kali mungkin dialami oleh orang berkulit putih ketimbang orang berkulit hitam, dan kemungkinan terjadinya melanoma meningkat seiring dengan usia.

 

"Tabir surya terbukti bisa mencegah kulit terbakar saat terpapar sinar UV, yang merupakan faktor pemicu terjadinya melanoma. Karena belum memungkinkan untuk menguji apakah tabir surya mencegah melanoma pada manusia secara langsung, namun kami telah mengembangkan penelitian pada tikus yang menguji kemampuan tabir surya, yaitu selain mencegah luka bakar, juga efektif untuk mencegah melanoma,"kata peneliti utama Christin Burd, asisten profesor genetika molekuler di The Ohio State University, mengatakan dalam sebuah rilis berita.

 

Dalam studi baru ini, yang dipresentasikan pada American Association for Cancer Research (AACR) Annual Meeting 2016, peneliti melihat melanoma muncul lebih cepat ketika tikus terkena dosis tunggal cahaya UVB.

 

Selanjutnya, peneliti menguji kemampuan banyak tabir surya dengan kandungan SPF 30 untuk mencegah melanoma. Mereka menemukan bahwa penggunaan tabir surya dengan SPF 30 bisa mengurangi kemungkinan tumbuhnya melanoma dan mengurangi insiden tumor.

 

"Ada beberapa perbedaan kecil dalam pencegahan melanoma antara beberapa merek tabir surya SPF30," kata Burd.

 

"Namun, perbedaan efektivitas tersebut terjadi karena beberapa tabir surya yang dipasarkan sebagai SPF 30, ternyata memiliki kandungan SPF sedikit lebih tinggi atau kurang dari itu."

 

Kini, para peneliti sedang mengidentifikasi bahan dalam tabir surya yang dapat menawarkan perlindungan terbaik terhadap melanoma, sehingga bisa mengurangi jumlah kanker kulit di tengah perubahan cuaca yang signifikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Fox News
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Urtikaria
Urtikaria
PENYAKIT
Ruam Kulit
Ruam Kulit
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.