Kompas.com - 01/05/2016, 10:15 WIB
Yoga in the Air bersama Kiranti di rooftop Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Sabtu (30/4/2016). Dian Maharani/Kompas.comYoga in the Air bersama Kiranti di rooftop Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Sabtu (30/4/2016).
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Yoga merupakan aktivitas fisik yang dipercaya dapat mengatasi berbagai keluhan penyakit. Salah satunya adalah nyeri haid.

Tak sedikit wanita yang merasa nyeri setiap kali haid atau dikenal dengan istilah datang bulan. Nyeri haid bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Pendiri Komunitas Yoga Gembira Yudhi Widdyantoro menjelaskan, gerakan yoga dapat meredakan rasa nyeri karena yoga membuat otot-otot menjadi lebih rileks. Yudhi mengungkapkan, gerakan yoga yang dapat mencegah nyeri haid, yaitu Janu Sirsahana (head to knee pose).

"Itu pose gerakan kepala mencium lutut. Gerakan ini membuat otot perut relatif lebih rileks," kata Yudhi seusai Yoga in the Air bersama Kiranti di Rooftop Plaza Semanggi, Jakarta, Sabtu (30/4/2016).

Gerakan yoga tersebut dimulai dengan posisi duduk dan kaki diluruskan. Kemudian lipat salah satu kaki dengan telapak menyentuh paha pada kaki yang satunya. Setelah itu, pegang telapak kaki yang diluruskan dan perlahan rendahkan kepala hingga menyentuh lutut.

Jika tangan tidak bisa menggapai telapak kaki yang diluruskan, bisa dengan bantuan handuk kecil. Begitu pula jika kepala tidak bisa menyentuh lutut, maka tidak perlu dipaksakan.

"Kuncinya adalah dengarkan tubuh kita sendiri. Kalau kita merasa ok, enggak apa-apa. Yoga dianjurkan belajar lebih bijaksana," kata Yudi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika sedang haid, lanjut Yudi, gerakan yoga yang nyaman terdiri dari berdiri, duduk, dan tidur. Sebagian besar adalah gerakan yang tidak terlalu sulit diikuti, seperti cobra, yaitu posisi badan tengkurap dengan dada dan kepala diangkat.

Yudi mengaku kerap menemukan beberapa wanita yang akhirnya bisa mengatasi nyeri haid maupun memperlancar siklus menstruasi setelah rutin yoga. Yudi mengatakan, pada dasarnya, gerakan yoga memperlancar peredaran darah di seluruh tubuh.

Selain itu, yoga juga memberikan efek rileks pada pikiran sehingga mampu menurunkan stres atau rasa emosi.

Menurut Yudhi, yoga bisa dilakukan kapan saja. Saat haid pun bukan halangan untuk melakukan gerakan yoga. Namun, ada beberapa gerakan yang memang tidak dianjurkan dilakukan saat haid.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Iskemia
Iskemia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Health
Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.