Kompas.com - 10/05/2016, 18:05 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Peneliti melibatkan 24 orang dewasa yang tidak aktif, kelebihan berat badan, dengan diagnosa diabetes untuk melalui serangkaian tes. Peneliti ingin melihat bagaimana tingkat aktivitas yang berbeda akan mempengaruhi hasil tes darah yang berkaitan dengan kadar gula.

Ketika responden duduk santai namun diselingi dengan berjalan, squat atau olahraga betis setidaknya selama 3 menit, mereka memiliki tingkat gula darah yang lebih rendah. Hormon insulin dan protein c-peptida dalam darah—yang dapat meningkat ketika diabetes—pun terkontrol dengan baik.

"Manusia dirancang untuk bergerak," kata pemimpin studi Paddy Dempsey, seorang peneliti di Baker IDI Heart and Diabetes Institute di Melbourne, Australia.

"Sistem biologis akan berfungsi optimal ketika kita bergerak dan aktif secara fisik," kata Dempsey menambahkan melalui email.

"Waktu duduk yang terlalu panjang pada kehidupan jam kerja membuat banyak orang kehilangan kesempatan untuk melalukan gerakan yang sehat."

Secara global, sekitar satu dari 10 orang dewasa memiliki diabetes, menurut Organisasi Kesehatan Dunia. Sebagian besar memiliki diabetes tipe 2, yang dikaitkan dengan obesitas dan penuaan dan terjadi ketika tubuh tidak dapat memroses gula.

Sementara penelitian sebelumnya juga telah mengaitkan antara rendahnya aktivitas fisik dengan peningkatan risiko diabetes dan memiliki gejala lebih buruk dari penyakit ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk penelitian ini, Dempsey dan rekan peneliti memantau tanda-tanda diabetes dalam darah responden dalam percobaan tiga hari: hari di mana peserta tidak banyak bergerak dan hanya duduk di meja kerja, hari ketika peserta melakukan aktivitas setiap 30 menit dengan berjalan, squat, atau olahraga betis.

Alasannya adalah untuk mencoba melakukan rutinitas yang tidak memerlukan peralatan khusus, waktu lama, atau bisa dengan mudah dilakukan di kantor atau di rumah, kata Dempsey.

Hasilnya, dibandingkan dengan duduk seharian, duduk yang diselingi dengan berjalan, squat, dan olahraga betis terkait dengan penurunan gula darah yang signifikan, kestabilan insulin dan c-peptida.

Halaman:

Sumber Fox News
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

Health
Fibromyalgia

Fibromyalgia

Health
3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

Health
Hepatitis B

Hepatitis B

Penyakit
4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

Health
Perikarditis

Perikarditis

Penyakit
3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

Health
Kusta

Kusta

Penyakit
11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

Health
Osteoporosis

Osteoporosis

Penyakit
10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

Health
Ulkus Kornea

Ulkus Kornea

Penyakit
7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

Health
Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Health
Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.