BrandzView
Halaman ini merupakan kerja sama antara Prodia dan Kompas.com

Sudah Atur Makan tapi Masih Saja Diabetes?

Kompas.com - 13/05/2016, 05:31 WIB
Ilustrasi diabetes. ThinkstockIlustrasi diabetes.
|
EditorPalupi Annisa Auliani

KOMPAS.com – Lita, siang itu mengeluarkan bekal makanan yang dibawa dari rumah. Nasi merah, brokoli kukus, tempe bacem rebus, dan ayam bakar, jadi menunya saat itu. 

Teller di salah satu bank ternama tersebut  menderita diabetes dan sedang menjalani pola makan sehat. Pertanyaannya, apakah menjaga pola makan seperti itu sudah cukup bagi penderita diabetes?

Dari data International Diabetes Federation (IDF) pada 2015, di Indonesia ada lebih dari 10 juta penduduk berusia 20 tahun hingga 79 tahun yang menderita diabetes. Hingga akhir 2015, tercatat hampir 185.000 orang meninggal karena penyakit ini.

Di luar yang terdata, diperkirakan masih ada juga 5 juta penderita diabetes. Data IDF menekankan pula, mayoritas penderita diabetes adalah warga perkotaan.

"Saat orang pindah ke kota, gaya hidupnya berubah (jadi) kurang bergerak, stres, dan makanan yang tidak sehat, (menjadikannya) lebih rentan diabetes," tegas Vice President for Corporate Sustainability Novo Nordisk, Susanne Stormer, seperti dikutip Kompas.com pada Senin (3/11/2014).

Berdasarkan data Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, lonjakan angka penderita penyakit ini terutama dari diabetes tipe II.

"Diabetes tipe II itu karena gaya hidup, olahraga kurang, dan dietnya,” ujar Kepala Balitbangkes Kemenkes, Tjandra Yoga Aditama di Jakarta, seperti dikutip Kompas.com pada Jumat (14/11/2014).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasil riset kesehatan dasar Balitbangkes pada 2007 menunjukkan, ‎ prevalensi nasional penderita diabetes berdasarkan pemeriksaan gula darah adalah 5,7 persen untuk penduduk berusia di atas 15 tahun dan tinggal di perkotaan. Pada 2013, angkanya naik menjadi 6,8 persen.

Pola makan

Ketika seseorang sudah terlanjur terkena diabetes, apalagi tipe II, membenahi pola makan dan cara makan akan menjadi salah satu hal pertama yang harus dilakukan. Namun, menu sehat tiap orang tak bisa disamaratakan.

Thinkstock Ilustrasi Diabetes

Tiap orang punya kebutuhan nutrisi yang beragam, tergantung kondisi tubuhnya. Hal tersebut akan mempengaruhi jumlah dan takaranan makanan yang harus dikonsumsi. Keunikan itu akhirnya membuat menu makanan sehat yang diterapkan penderita diabetes mestinya berbeda-beda pula.

Untuk mengetahui takaran makanan sehat sesuai kebutuhan, penderita sebaiknya melakukan cek kesehatan rutin. Hasil dari cek kesehatan tersebut yang kemudian dijadikan acuan untuk mengetahui apa saja nutrisi dan seberapa takaran yang dibutuhkan oleh tubuh penderita.

Perlu diperhatikan, tingkat kadar gula darah selalu berkaitan dengan kolesterol, dan tekanan darah. Sehingga jika gula darah dan tekanan darah tinggi, kadar kolesterol biasanya juga tinggi.

Nah, bila hasil cek kesehatan menunjukkan hasil seperti itu, sesuaikan menu makanan sehat untuk menggantikan menu-menu yang tidak hanya berisiko meningkatkan kadar gula darah tetapi juga kadar kolesterol dan tekanan darah.

Olahraga

Dokter spesialis konsultan endokrin-metabolik-diabetes di Rumah Sakit Gading Pluit, Jakarta, Benny Santosa, mengatakan, pola makan sehat yang dilakukan penderita diabetes bisa menurunkan 15 persen kadar gula darah. Adapun olahraga teratur juga dapat menurunkan 15 persen kadar gula darah.

Thinkstockphotos Ilustrasi
"Jika kedua hal itu dilakukan, pasien berarti dapat menurunkan 30 persen gula darah," kata Benny, seperti dikutip Kompas.com pada Minggu (18/10/2015).

Bagi penderita diabetes tipe II sangat dianjurkan olahraga angkat beban. Penjelasannya, otot yang kuat bisa membantu tubuh mengatur gula darah lebih baik.

Menurut penelitian yang diterbitkan Journal of American Medical Association, penderita diabetes tipe II yang mengombinasikan aerobik dengan latihan beban berhasil menurunkan sekitar 34 persen kadar gula darah. Adapun pengidap diabetes yang melakukan aerobik saja, kadar gula darahnya hanya turun 24 persen.

Pengidap diabetes dianjurkan olahraga 30 menit per hari atau minimal tiga kali dalam satu minggu. Lakukan olahraga sehabis makan, yaitu setelah kadar gula darah naik.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Lemah Jantung
Lemah Jantung
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Health
Gangrene

Gangrene

Penyakit
7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

Health
Gangguan Menstruasi

Gangguan Menstruasi

Penyakit
Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Health
Klaustrofobia

Klaustrofobia

Penyakit
Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Health
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.