Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/05/2016, 18:00 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Tanpa sadar, Leanne Lyon (42) bisa tiba-tiba mengompol dan melepaskan pakaiannya di tempat umum. Lyon tentu melakukannya bukan karena sengaja, tetapi akibat gangguan otak langka.

Lyon memiliki tumor kecil yang bersarang di otaknya. Meski bukan tumor ganas atau kanker, adanya tumor tersebut memicu kejang hingga lima kali sehari dan setiap kejang berlangsung selama 30 menit.

Saat kejang-kejang itu, Lyon pun mengompol dan tanpa sengaja melepaskan pakaiannya. "Saat saya mengalami kejang, saya seperti sedang tidur sambil berjalan. Saya tidak tahu apa yang terjadi sepenuhnya. Saya baru tersadar ketika sudah membuka baju saya," kata Lyon.

Ibu dua anak ini merasa sangat malu setiap kali hal itu tiba-tiba terjadi di tempat umum. Banyak orang menertawakan karena tak tahu kondisinya. Sejak itu, Lyon selalu ketakutan pergi keluar rumah sendirian maupun bersama keluarga dan teman-temannya. Hingga akhirnya, Lyon terpaksa menggunakan popok untuk orang dewasa.

"Ini sangat memalukan dan menghancurkan gidup saya," ucap Lyon. Lyon kadang berseloroh, ia cukup beruntung karena tidak pernah dipanggil polisi atas perbuatan senonoh di tempat umum.

Lyon sebenarnya sudah mengalami kejang-kejang sejak usia empat tahun. Saat itu, banyak dokter yang bingung dengan kondisinya. Lyon akhirnya didiagnosis hipotalamus hamartoma (HH) saat berusia 29 tahun. Gangguan otak ini bisa menyebabkan kejang, pingsang, hingga kehilangan memori. Penyakit langka ini diperkirakan hanya satu dari 1 juta orang.

Menurut Lyon, tumor di kepalanya sangat kecil, tetapi dampaknya begitu luas. Umumnya, gejala HH antara lain, kejang, tertawa atau cekikikan tanpa sadar, hingga marah-marah.

"Ini benar-benar menakutkan. Saat pertama didiagnosis, saya pikir saya akan mati. Saya beruntung itu bukan kanker, tapi ini tetap menghancurkan hidup saya," kata dia.

HH memang sulit didiagnosis dan lebih sulit lagi untuk diobati. Saat ini, Lyon tengah mengumpulkan dana agar bisa menjalani operasi lubang kunci di Amerika untuk pengangkatan tumor. Dengan operasi itu, ia berharap tak lagi mengalami kekambuhan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Dailymail
Video rekomendasi
Video lainnya

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com