Kompas.com - 01/06/2016, 08:00 WIB
EditorLusia Kus Anna

Menurut Profesor Crowe, diet paleo memang tidak sempurna. Namun, pola makan ini menawarkan manfaat, terlebih pada mereka yang sehari-harinya memiliki pola makan buruk, seperti banyak minum soft drink, alkohol, kue, dan makanan manis.

Alasan lain yang mendukung diet paleo menyebutkan, pola makan ini lebih berpeluang membantu Anda menurunkan berat badan. Namun, hasilnya diakui masih perlu penelitian lebih lanjut mengingat studi yang dilakukan baru dalam skala kecil.

Sementara di pihak yang kontra dengan diet paleo mengatakan, pola makan ala manusia purba sulit dilaksanakan karena makanan yang tersedia pada zaman purba jauh berbeda dengan yang kita miliki saat ini.

Sejumlah bukti menunjukkan bahwa gandum, kentang, dan sayuran lain juga telah dikonsumsi manusia sejak 30.000 tahun yang lalu dan temuan ini meragukan sains di balik diet paleo.

Sementara dari perspektif nutrisi, masalah utama dari diet paleo adalah mengesampingkan sejumlah kelompok makanan yang penting, seperti gandum, kacang-kacangan, dan susu.

Menurut Profesor Crowe, pengecualian ini cenderung tidak sehat karena sumber pangan itu banyak mengandung manfaat kesehatan.

Sementara terkait berat badan, Profesor Crowe mengatakan, biasanya orang memang akan kehilangan beberapa kilo ketika mulai melakukan diet paleo, sama dengan kebanyakan diet lainnya. Namun, berat badan itu bisa saja kembali dalam jangka panjang.

Bukan diet yang sempurna

Menyikapi pro dan kontra terhadap diet paleo ini, Profesor Crowe menilai diet paleo memang lebih baik dari kebanyakan tren diet yang populer belakangan ini.

"Ilmu pengetahuan di balik diet ini yang menyatakan kita didesain untuk mengonsumsi makanan tertentu itu sangat bisa diperdebatkan, tetapi tetap saja diet ini bisa menjadi langkah awal yang baik bagi sebagian orang jika mereka memang ingin memperbaiki pola makannya," katanya.

Profesor Crowe bersedia merekomendasikan diet paleo sebagai cara untuk membuat perubahan pola makan yang baik dan mengurang makanan yang memiliki kandungan gizi buruk.

Namun, dia juga merekomendasikan agar pelaku diet paleo perlu memperhatikan pedoman gizi serta sesekali memasukkan biji-bijian dan susu dalam menu mereka. "Sedikit liberal dan jangan mengikuti aturan diet paleo itu terlalu ketat," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.