Kompas.com - 04/06/2016, 08:45 WIB
VIsual Interaktif Kompas (VIK) VIK.KOMPAS.COM/ROKOKVIsual Interaktif Kompas (VIK) "Hari Tanpa Tembakau", simak di http://vik.kompas.com/rokok/
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Masih dalam semangat hari Tanpa Tembakau Sedunia yang diperingati setiap tanggal 31 Mei, kami mengajak Anda untuk mengingat kembali bahaya rokok bagi kesehatan diri dan orang di sekitar kita.

Di Indonesia, kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya rokok masih kalah gencar dengan iklan-iklan rokok. Zat yang menimbulkan adiksi dan juga menggerogoti penyakit ini dicitrakan sebagai produk yang tak berbahaya dan tak perlu diatur.

Tak heran jika Indonesia masih jadi surga para perokok. Data terbaru dari The Tobacco Atlas 2015 menunjukkan, sebanyak 66 persen pria di Indonesia merokok. Fakta ini menjadikan Indonesia meraih peringkat satu dunia untuk jumlah pria perokok di atas usia 15 tahun.

Prevalensi perokok di Indonesia setiap tahunnya juga mengalami peningkatan, baik perokok pria maupun wanita. Jumlah seluruh perokok di Indonesia diperkirakan lebih dari 90 juta orang.

Tingginya jumlah perokok di Indonesia turut meningkatkan jumlah pasien penyakit tidak menular, seperti stroke, penyakit jantung, atau gangguan paru. Pada akhirnya beban kesehatan negara pun ikut membengkak membiayai penyakit-penyakit berbiaya tinggi itu.

Berbagai kampanye bahaya rokok sebenarnya ditujukan bagi para remaja atau perokok pemula agar segera menghentikan kebiasaannya. Orang yang merokok sejak remaja biasanya akan sulit melepaskan diri dari adiksi nikotin.

Untuk lebih dalam memahami bahaya rokok, Kompas.com menyajikan konten interaktif bertajuk Hari Tanpa Tembakau, Tentang Rokok dan Hal-hal yang Perlu Anda Tahu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Pubertas Dini
Pubertas Dini
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
Pubertas Dini

Pubertas Dini

Penyakit
12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

Health
8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

Health
Mastiitis

Mastiitis

Penyakit
3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

Health
Penyakit WIlson

Penyakit WIlson

Penyakit
10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

Health
Giardiasis

Giardiasis

Penyakit
Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Health
Baby Bottle Tooth Decay

Baby Bottle Tooth Decay

Penyakit
7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.