Kompas.com - 04/09/2016, 14:32 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Kini produk organik tak hanya terbatas pada sayuran atau daging, tapi juga mulai sering ditemukan dalam penjualan kasur, popok, dan sekarang tampon maupun pembalut.

Rumor mengatakan baik tampon maupun pembalut mengandung kimia berbahaya bagi kesehatan, namun menurut Food and Drug Administration, tidak ada tampon yang diproduksi mengandung asbes, dioxin atau toxins, serta kimia berbahaya lainnya. Walaupun menggunakan zat kimia, mereka aman untuk digunakan.

Menurut Dr. Manny Alvarez, ginekolog dan pengasuh rubrik kesehatan FoxNews, walau semakin banyaknya orang yang tertarik dengan tampon atau pembalut organik, sebenarnya tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa produk organik untuk tampon dan pembalut lebih sehat ketimbang produk biasa.

“Kecuali, jika Anda termasuk yang peduli akan lingkungan dan hanya ingin menggunakan kapas yang tumbuh tanpa pestisida, menggunakan tampon atau pembalut organik adalah cara untuk mewujudkannya,” ungkapnya.

Dr. Manny menambahkan, yang perlu diingat adalah, penggunaan tampon tetap memiliki risiko Toxic Shock Syndrome. Walau jarang terjadi, bisa berakibat fatal, seperti reaksi alergi hingga infeksi.

Tidak peduli jenis tampon atau pembalut apa yang Anda gunakan, pastikan untuk mengganti tampon atau pembalut setidaknya setiap 4 sampai 8 jam sekali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Sumber Fox News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

Health
Penyakit Retina

Penyakit Retina

Penyakit
6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

Health
Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

Health
Ruam Popok

Ruam Popok

Penyakit
8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.